alexametrics

Perkantoran di DKI Langgar Protokol Covid-19, Kadis: Ada Thermo Gun, tapi Enggak Dipakai

loading...
Perkantoran di DKI Langgar Protokol Covid-19, Kadis: Ada Thermo Gun, tapi Enggak Dipakai
Sebanyak 1.259 perkantoran di Jakarta telah diperiksa oleh Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertransgi) DKI selama masa PSBB transisi. Hasilnya, 452 perkantoran ditegur dan dua ditutup. Foto: Dok SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Sebanyak 1.259 perkantoran di wilayah Jakarta telah diperiksa oleh Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertransgi) DKI selama masa transisi yang sudah berjalan selama satu bulan ini. Hasilnya, 452 perkantoran ditegur dan dua ditutup.

Kepala Disnakertransgi DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan, selama sidak pihaknya menemukan sejumlah perkantoran yang tidak menerapkan protokol pencegahan penularan Covid-19. Terdapat 452 perkantoran yang diberi peringatan dan dua ditutup.

"Kami sudah melayangkan surat teguran pertama dan kedua kepada 452 perkantoran," tegasnya, Kamis (2/7/2020). (Baca juga: Pasar Rawan Covid-19, Pelayan Warteg: Kalau Enggak Belanja, Kita Enggak Jualan)

Dari ratusan perkantoran yang ditegur, mereka melakukan berbagai pelanggaran seperti tidak menaati aturan jumlah karyawan yang masuk tak boleh lebih dari 50 persen kapasitas kantor.



Adapula yang sudah menyediakan wastafel dan alat pengukur suhu badan, namun tak dipakai sehingga karyawan yang datang tak melewati protokol kesehatan.

“Misalnya tempat cuci tangan dan thermo gun ada, tapi enggak diingatkan karyawannya untuk dipakai. Kalau enggak ada wastafel, hand sanitizer, enggak jaga jarak, dan enggak pakai masker itu baru fatal. Itu bisa langsung tutup sementara,” ujar Andri.



Diketahui, Pemprov DKI memperpanjang masa PSBB transisi selama 14 hari ke depan. Semua kegiatan masih berlangsung dengan kapasitas 50 persen. (Baca juga: Urus Rapid Test dan Surat Kesehatan, Penumpang Nginap Satu Malam di Bandara Soetta)
(jon)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak