alexametrics

Ajaran Baru dengan PJJ, Psikolog: Kesempatan Mengikuti Tuntutan Perubahan

loading...
Ajaran Baru dengan PJJ, Psikolog: Kesempatan Mengikuti Tuntutan Perubahan
Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A+ A-
DEPOK - Tahun ajaran baru di Tanah Air dimulai hari ini, Senin 13 Juli 2020. Meski demikian, umumnya siswa masih mengikuti sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Psikolog Universitas Pancasila (UP) Aully Grashinta mengatakan, PJJ bisa dijadikan kesempatan bagi siswa maupun ortu untuk mengikuti tuntutan perubahan. Terlebih PJJ sudah dilakukan sejak pertengahan Maret 2020. Artinya, siswa sudah mengikuti PJJ selama hampir setengah semester.

Pemerintah juga meniadakan Ujian Nasional bagi siswa yang akan melanjutkan ke tingkat selanjutnya. "Siswa juga sudah melewati Kegiatan belajar mengajar (KBM) sampai dengan PAS (Penilaian Akhir Semester) dengan PJJ," ujarnya, Minggu (12/7/2020).

Memang, PJJ yang dilakukan tidak seefektif dengan KBM yang sudah dirancang dengan tatap muka sebelumnya. Banyak kendala yang dihadapi siswa maupun orang tua saat menjalankan PJJ ini. (Baca juga: Baru Empat Sekolah di Bekasi Gelar Belajar Tatap Muka)



Menurut Aully, masalah yang lebih sulit daripada kendala gadget dan jaringan internet adalah merubah kurikulum di tingkat satuan pendidikan dan metode pengajaran agar efektif dengan sistsm PJJ. "Itu bukan hal yang mudah karena penyusunan kurikulum selama ini menggunakan metode tatap muka," tukasnya.

Menurut dia, setiap tingkatan usia memiliki karakteristik sendiri, sehingga perlu sangat dipertimbangkan metode penyampaian materi agar efektif. Sehingga capaian pembelajaran tentunya juga harus diubah.



"PJJ yang lalu memang dilakukan secara ‘darurat’ dan dalam situasi terpaksa, sehingga tidak ada persiapan yang baik dari semua pihak. Baik sekolah, guru, siswa, dan orang tua. Karenanya semua merasa terkejut dan mengalami kesulitan," paparnya.

Jika dilihat yang masih termasuk zona merah dan belum boleh KBM tatap muka adaalah di daerah yang tergolong perkotaan, sehingga pemerintah daerah seharusnya bisa cukup kreatif untuk melakukan KBM di sekolah.
halaman ke-1 dari 2
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak