Resmikan Hunian untuk Warga Eks Bukit Duri, Anies: Janji Ini Telah Dituntaskan

Kamis, 25 Agustus 2022 - 12:38 WIB
loading...
Resmikan Hunian untuk Warga Eks Bukit Duri, Anies: Janji Ini Telah Dituntaskan
Pemprov DKI Jakarta meresmikan Kampung Susun Produktif Tumbuh Cakung, Kampung Pulo Jahe, Jatinegara, Cakung, Jakarta Timur pada Kamis (25/8/2022).Foto/MPI/Muhammad Refi Sandi
A A A
JAKARTA - Memperingati Hari Perumahan Nasional, Pemprov DKI Jakarta meresmikan Kampung Susun Produktif Tumbuh Cakung, Kampung Pulo Jahe, Jatinegara, Cakung, Jakarta Timur pada Kamis (25/8/2022). Kampung susun ini merupakan bagian dari JakHabitat yang menyediakan hunian berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat dan diperuntukkan bagi warga eks Bukit Duri yang terkena dampak program normalisasi Kali Ciliwung.

Adapun pembangunan kampung susun ini direncanakan secara kolaboratif bersama warga melalui Community Action Plan (CAP). Sehingga sesuai dengan ketentuan tata ruang kota Pemprov DKI Jakarta yang memenuhi kaidah teknis keandalan bangunan, berwawasan lingkungan, dan sudah memenuhi kebutuhan warga yang akan menghuninya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan, bangunan berlokasi di lahan HPL (Hak Pengelolaan) No. 4 milik Unit Pengelola Kawasan Pusat Pengembangan Usaha Kecil dan Menengah serta Permukiman (UPK PPUKMP), dengan jumlah 3 blok, 5 lantai, dan 75 unit hunian.

Menurut Anies, momentum hari ini adalah yang dinantikan oleh warga eks Bukit Duri, karena pada September 2016 telah menjadikan mereka kehilangan tempat tinggal imbas normalisasi Kali Ciliwung. Baca; Anies Resmikan Kampung Susun Produktif Cakung untuk Eks Warga Bukit Duri

"Alhamdulillah pada Hari Perumahan Nasional, mereka kembali memiliki huniannya. Proses pembangunan selama 10 bulan ini berjalan dengan baik. Serta desain yang ada di sini dirancang untuk bisa menjadi rumah produktif, dan ini pula yang menjadi penamaannya, Kampung Susun Produktif Tumbuh Cakung. Janji yang diungkapkan hari ini dituntaskan," ujar Anies dalam sambutan.

"Saya masih ingat bertemu dengan ibu Saidah yang menitipkan selendangnya, bertemu dengan warga di tahun 2018, dan 2019, selalu komunikasi intensif. Secara khusus kami sampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam mendampingi proses ini, dan juga para aktivis masyarakat. Karena proses pembangunan ini melibatkan kolaborasi, unsur warga, aktivis, pakar, pemerintah. Keempatnya bekerja bersama membuat apa yang kita lihat hari ini," lanjutnya.

Anies berharap dengan hadirnya Kampung Susun Produktif Tumbuh Cakung dapat tercipta suasana kampung yang tumbuh guyub dan sehat.

"Di tempat ini kita harapkan kampung yang tumbuh guyub, sehat, sebagaimana kampung yang kita idamkan, jadi di sini ada kebersihan, keteraturan, kerapihan, tapi juga ada kebersamaan, ada kegotong royongan," ucapnya.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta, Sarjoko menambahkan, Kampung Susun Produktif Tumbuh Cakung dibangun dengan luas unit hunian 36 meter persegi, terdiri dari ruang privat sebesar 21 meter persegi dan ruang usaha sebesar 15 meter persegi. Ruang usaha disediakan untuk memberi kesempatan bagi penghuni dalam mengembangkan produktivitas ekonomi rumahan dari unit huniannya.

Desain unit hunian juga unik dengan mezanin, kamar tidur, ruang keluarga, dapur, kamar mandi, balkon, dan ruang usaha/produksi pada setiap unit huniannya. Jarak antar lantai bangunan memiliki ketinggian 396 cm. Dengan jarak antar lantai yang tinggi ini, memungkinkan dikembangkannya area ekonomi untuk berbagai jenis usaha atau dapat juga diubah menjadi unit hunian tambahan di masa yang akan datang.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3012 seconds (11.252#12.26)