Sekap Pengusaha di Hotel Depok, Oknum TNI AD Diadili di Pengadilan Militer Jakarta

Kamis, 27 Januari 2022 - 22:06 WIB
loading...
Sekap Pengusaha di Hotel Depok, Oknum TNI AD Diadili di Pengadilan Militer Jakarta
Pengadilan Militer II-08 Jakarta menggelar sidang perdana kasus dugaan tindak pidana penyekapan terhadap Atet Handiyana seorang pengusaha yang pernah disekap di Hotel Margo, Kota Depok. Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pengadilan Militer II-08 Jakarta menggelar sidang perdana kasus dugaan tindak pidana penyekapan terhadap Atet Handiyana seorang pengusaha yang pernah disekap di Hotel Margo, Kota Depok . Sidang perdana kali ini beragendakan pembacaan dakwaan yang dilakukan Oditur Militer sebagai Jaksa di Peradilan Militer dengan menghadirkan terdakwa Lettu Chb berinisial HS.

Oditur Letkol Chk Upen Jaya Kusuma mendakwa Lettu Chb HS terlibat melakukan penyekapan Handiyana di Hotel Margo pada 25-27 Agustus 2021. Baca juga: Pengusaha dan Istri Diduga Disekap di Hotel Depok

"Telah melakukan tindak pidana barang siapa dengan sengaja melawan hukum, merampas kemerdekaan seseorang," kata Upen membacakan dakwaan di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Kamis (27/1/2022).

Adapun Oditur Militer menyatakan, oknum anggota TNI AD yang terlibat penyekapan bukan hanya Lettu Chb HS. Namun berkas perkara mereka terpisah.

Penyekapan itu masih membekas di hati Atet. Pasalnya, selama tiga hari korban mengalami trauma dan mengalami kerugian materi karena sejumlah harta benda dan uang tunai dirampas.

"Bahwa saksi satu juga mengalami kerugian moril dan material. Sampai mengalami shock dan trauma sedangkan kerugian materi berupa uang sebesar Rp6 miliar," katanya.



Atas perbuatannya, Lettu Chb HS didakwa tiga pasal berlapis meliputi dua pasal KUHP, di antaranya Pasal 333 ayat 2 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP, dan satu Pasal terkait Keputusan Panglima TNI.

Upen meminta Ketua Majelis Hakim Pengadilan Militer II-08 Jakarta Letkol Chk Rizki Gunturrida, dengan Hakim anggota Mayor Chk Subiyatno, Kapten Chk Nurdin Rukka agar mengadili perkara.

"Menuntut bahwa agar perkara di dalam surat dakwaan tersebut diperiksa dan diadili di persidangan Pengadilan Militer II-08 Jakarta," tuturnya.
Halaman :
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2906 seconds (11.252#12.26)