Pengacara Laskar FPI: Kok Komnas HAM Kurang Greget Setelah Investigasi

loading...
Pengacara Laskar FPI: Kok Komnas HAM Kurang Greget Setelah Investigasi
Enam laskar FPI yang ditembak mati, salah satunya M Suci Khadavi Putra. Foto: Dok SINDOnews
JAKARTA - Pengacara salah satu Laskar FPI dari keluarga M Suci Khadavi Putra, Rudy Marjono menilai Komnas HAM tidak greget setelah hasil investigasi kasus penembakan 6 laskar FPI di Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Pihak keluarga Khadavi kecewa terhadap Komnas HAM terkait hasil investigasi. Sebab, lembaga tersebut kurang menunjukkan sikap. “Saya melihat Komnas HAM kurang greget setelah hasil investigasi. Bagaimana langkah selanjutnya, kami dari pihak korban juga melakukan upaya hukum melalui gugatan praperadilan," ujar Rudy di PN Jakarta Selatan, Senin (18/1/2021). Baca juga: Keluarga Laskar FPI Kecewa kepada Komnas HAM, Apa Sebab?

Maka itu, keluarga Khadavi turut menggugat Komnas HAM terkait penangkapan secara tidak sah. Selain itu, ada dua pihak yang turut digugat yakni Kapolda Metro Jaya dan Bareskrim Polri.

Rudy juga menanggapi pernyataan Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik yang meminta kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal ditindaklanjuti hingga ke tahap pengadilan. Adapun itu harusnya menjadi ranah Komnas HAM selaku lembaga yang melakukan investigasi.



"Perkara perlu adakah pembuktian (soal kepemilikan senjata api ilegal) sebenarnya domain Komnas HAM untuk menindaklanjuti hasil investigasi," katanya. Baca juga: Polisi-Komnas HAM Tak Hadir, Sidang Perdana Praperadilan Penangkapan Laskar FPI Ditunda
(jon)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top