Cerita Driver Ojol Dihipnotis: Disuruh Beli Silet lalu Dimasukkan ke Dompet

Rabu, 26 Agustus 2020 - 10:01 WIB
loading...
Cerita Driver Ojol Dihipnotis: Disuruh Beli Silet lalu Dimasukkan ke Dompet
Foto: Ilustrasi/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Begini cerita driver ojek online (ojol) bernama Fikri yang dihipnotis orang tak dikenal di Jalan Rawa Bahagia, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Senin (24/8/2020).

Awalnya dia mengangkut penumpang tanpa aplikasi di Pesing. Penumpang itu meminta diantarkan ke Pasar Grogol. Sesampainya di Pasar Grogol, penumpang itu meminta Fikri agar mengantarkan terlebih dulu temannya yang disapa Pak Haji. Dalam CCTV sosok yang disebut Pak Haji adalah pria tinggi memakai topi hitam.

"Akhirnya saya antarkan dulu teman penumpang saya. Di perjalanan kami sempat mengobrol," ujar Fikri, Rabu (26/8/2020). (Baca juga: Driver Ojol Dihipnotis, Motor Dibawa Kabur Sepasang Pria)

Selama perjalanan, penumpang bertopi itu menanyakan perihal pekerjaan Fikri. Dia mengaku masih kuliah sambil ngojek online untuk uang tambahan. Sampai akhirnya pria itu meminta Fikri membeli silet di warung dan korban menurut kemudian memberikan silet ke penumpang.

Penumpang itu meminta Fikri menaruh silet di dompet lalu meminta dompet Fikri dimasukkan ke jok motor. “Saya menurut saja masukkan dompet ke dalam jok," ucap Fikri.

Sampai akhirnya penumpang itu turun dan memberikan minyak wangi kepada Fikri. Ketika turun, penumpang itu mengaku hendak menjemput penumpang pertama yang sempat diantarkan Fikri. "Di situ saya sudah tidak sadar seperti orang linglung dan tidak ingat apapun lagi," ungkapnya. (Baca juga: Hipnotis Pedagang HP, Dua WNA Bersaudara Babak Belur Dihajar Warga di Bekasi)

Fikri hanya ingat ketika tersadar motornya sudah raib. Ketika dicek CCTV sekitar lokasi, Fikri melihat bahwa penumpang terakhir yang membawa kabur motornya.

Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren AKP Mubarak mengatakan, saat ini proses penyelidikan tengah berlangsung. "Laporannya sudah kami terima. Sekarang tengah proses lidik," ujarnya.
(jon)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1119 seconds (10.101#12.26)