Panen Raya 1.000 Kg, Intip Kiat TNI Sukses Bertani Jagung di Jakarta Pusat

Jum'at, 02 Desember 2022 - 20:01 WIB
loading...
Panen Raya 1.000 Kg, Intip Kiat TNI Sukses Bertani Jagung di Jakarta Pusat
Kapusbekangad Mayjen TNI Helly Guntoro bersama jajaran Batalyon Perbekalan Angkutan 3/Darat (Yon Bekang 3/Rat), Kecamatan Senen, Jakarta Pusat (Jakpus), memanen ribuan batang jagung, Jumat (2/12/2022). Foto: Irfan Maulana/MPI
A A A
JAKARTA - Tentara Nasional Indonesia (TNI) ternyata tidak hanya jago di medan tempur, tapi juga mumpuni dalam bertani. Batalyon Perbekalan Angkutan 3/Darat (Yon Bekang 3/Rat), Kecamatan Senen, Jakarta Pusat (Jakpus), memanen ribuan batang jagung , Jumat (2/12/2022).

"Kita memanfaatkan lahan produktif atas arahan KSAD (Jenderal Dudung Abdurachman) untuk ketahanan pangan. Dengan 2.097 batang jagung yang kita tanam bisa memanen 900 sampai 1.000 kilogram," ujar Danyon 3 Bekang Darat Letkol Bobby Wijayanto, saat Panen Raya Jagung, Jumat, (2/12/2022).

Baca juga: Pangkostrad Bersama KSAD Panen Jagung dan Resmikan 100 Titik Air Bersih di Sukabumi

Turut hadir dalam Penen Raya Jagung ini Kapusbekangad Mayjen TNI Helly Guntoro, serta sejumlah pejabat pemerintahan dan Polres Jakarta Pusat.

Panen Raya 1.000 Kg, Intip Kiat TNI Sukses Bertani Jagung di Jakarta Pusat


"Ini merupakan panen pertama yang kita lakukan. Nantinya hasil panen ini akan kita bagikan ke warga sekitar," ucap Bobby.

Bobby menuturkan, total ada 2.097 batang jagung yang ditanam di atas lahan seluas 2.000 meter persegi. Untuk memanen jagung ini, para TNI membutuhkan waktu sekira 80 hari dari mulai penanaman.

Untuk menjaga dan merawat tanaman jagung tersebut, terdapat 5 sampai 10 anggota Yon Bekang 3/Rat yang diturunkan setiap harinya.

"Jagung ini akan kita jadikan produk olahan, UMKM dan bisa dicoba gratis," kata Bobby.

Panen Raya 1.000 Kg, Intip Kiat TNI Sukses Bertani Jagung di Jakarta Pusat


Bobby memastikan giat bertani akan rutin dilakukan ke depannya. Tak hanya jagung, nantinya Yon Bekang 3/Rat juga akan menanam umbi-umbian, seperti singkong dan ubi.

"Akan rutin kami laksanakan reboisasi dan tanam ulang. Bisa ubi, singkong, bukan jagung saja. Nanti juga kami akan budidaya lobster air tawar," pungkasnya.
(thm)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2135 seconds (11.252#12.26)