alexametrics

Ratusan Penonton Rhoma Irama Manggung di Bogor Akan Dites Covid-19

loading...
Ratusan Penonton Rhoma Irama Manggung di Bogor Akan Dites Covid-19
Pemkab Bogor menyiapkan 500 test kit baik rapid test maupun swab test di lokasi acara yang digunakan Raja Dangdut Rhoma Irama manggung tepatnya di Desa Cibunian, Pamijahan, Kabupaten Bogor, beberapa waktu lalu. Foto: Dok SINDOnews
A+ A-
BOGOR - Pemkab Bogor melalui tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyiapkan 500 test kit baik rapid test maupun swab test di lokasi acara yang digunakan Raja Dangdut Rhoma Irama manggung tepatnya di Kampung Cisalak, Desa Cibunian, Pamijahan, Kabupaten Bogor, beberapa waktu lalu.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Mike Kaltarina, ratusan alat tes Covid-19 ditujukan hanya untuk penonton yang hadir di lokasi acara hajatan salah seorang tokoh masyarakat setempat. (Baca juga: Klaster Covid-19 di Unilever, Pemkab Bekasi Awasi Industri)

"Sasarannya pihak penyelenggara, tamu undangan, dan warga sekitar yang ikut menonton untuk mengetahui apakah mereka terindikasi Covid-19 atau tidak. Jadi, tidak termasuk Rhoma Irama karena ini tracingnya sesuai KTP," ujar Mike, Jumat (3/7/2020).

Belum tentu juga para penonton atau tamu undangan yang hadir dalam acara hajatan adalah warga Bogor semua. "Yang jelas, pemeriksaan itu berdasarkan tracing KTP dan saat ini kita masih berbagi pemeriksaan untuk sasaran lain," katanya.



"Bahkan, kita juga mengerahkan segenap RT/RW dan perangkat desa. Yang jelas sasaran ini sudah sesuai mekanisme tracing tim Satgas Siaga Corona (Sisca) di tingkat Kabupaten, Kecamatan hingga Desa," tambahnya.

Jumlah kisaran sasaran yang akan dites juga didapat berdasarkan data dari undangan, yang juga dari buku tamu acara khitanan anak Surya Atmadja, warga Desa Cibunian. (Baca juga: 12 Lokasi Zona Merah, Pemkot Jaktim Belum Pastikan Tempat Pemotongan Hewan)
(jon)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak