Sasar Pasar Lokal di Tangerang, Wine & Spirit Co Buka Gerai Ke-8 di Lippo Karawaci

Rabu, 10 Agustus 2022 - 19:45 WIB
loading...
Sasar Pasar Lokal di Tangerang, Wine & Spirit Co Buka Gerai Ke-8 di Lippo Karawaci
Gerai Wine & Spirit Co, Benton Junction, Lippo Karawaci, Kabupaten Tangerang. Gerai ini juga menyediakan bar kecil di dalamnya. Foto: SINDOnews/Hasan Kurniawan
A A A
TANGERANG - Pangsa pasar wine di Tangerang, Banten ternyata cukup besar. Ini terlihat dari tingginya animo masyarakat umum dan asing untuk mencicipi minuman beralkohol bercita rasa tinggi ini.

Seperti tampak di Gerai Wine & Spirit Co, Benton Junction, Lippo Karawaci , Kabupaten Tangerang. Gerai ini juga menyediakan bar kecil di dalamnya.
Baca juga: Bazaar Summer Breeze Wine Festival, Asyiknya Mencicipi Manisnya Wine Pilihan Dunia

Lokasinya yang nyaman dan tenang membuat gerai ini banyak dikunjungi. Tidak hanya warga asing, tapi juga masyarakat umum lainnya. Harga yang ditawarkan juga beragam mulai dari Rp200 ribu hingga jutaan.

"Ini outlet kita yang ke-8, kenapa di sini karena potensinya besar. Ekspatriatnya juga banyak," ujar Brigitta Lisa, pengelola Wine & Spirit Co saat ditemui di Karawaci, Tangerang, Rabu (10/8/2022).
Sasar Pasar Lokal di Tangerang, Wine & Spirit Co Buka Gerai Ke-8 di Lippo Karawaci

Gerai Wine & Spirit Co, Benton Junction, Lippo Karawaci, Kabupaten Tangerang. Foto: SINDOnews/Hasan Kurniawan

Jenis minuman yang ditawarkan beragam mulai dari impor hingga produk lokal seperti dari Australia, Prancis, Italia, Spanyol, Portugal, California, Chile, Argentina, hingga Bali.

Tidak hanya wine, di gerai ini juga disediakan spirit seperti Vodka dan Whisky, bahkan Soju dan Beer. Ternyata pasar wine di Tangerang tak hanya diminati warga negara asing yang banyak bermukim di kawasan Lippo Karawaci, tapi juga warga lokal mulai akrab dengan wine. "Market kita sebenarnya paling banyak lokal bukan bule," ucap Lisa.

Salah satu wine lokal yang paling dimintai berasal dari Bali. Rupanya, tradisi minuman beralkohol di Bali sudah cukup lama.

"Kita lokal pertama wine di Indonesia sejak 1994. Perkebunan kita di utara Bali ada 60-70 hektare. Jenis anggurnya Alfonso Lavale dan Muscat Belgia, terakhir Siraz dan Probolinggo biru," kata Reza Pradito, Sales Manager Cabang Jakarta Heaten Wines.
Baca juga: Disandingkan Wine Sababay, Keripik Pisang Alumni Unpad Jadi Sajian bagi Diplomat

Hebatnya, wine produksi Bali ini dimiliki orang Bali asli yakni Ida Bagus Rai Budarsa. Bahkan, petani yang digunakan untuk kebun anggurnya juga orang Bali. Alhasil, Heaten Wines benar-benar asli produk lokal.

"Kelebihan wine lokal itu mengikuti tanah itu bekas ditanam apa. Korelasinya banyak makanan Indonesia cocok dengan wine lokal seperti rendang, sate, ayam betutu, dan ayam penyet masih cocok," kata Reza.

Ternyata riwayat panjang Heaten Wines ini berasal dari arak Bali Dewi Sri yang telah diproduksi sebagai bisnis keluarga sejak 1968 kemudian berkembang menjadi perusahaan wine pada tahun 1994.
(jon)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1007 seconds (10.177#12.26)