Hak Merek Citayam Fashion Week, Kak Seto Minta Kemenkumham Turun Tangan

Rabu, 27 Juli 2022 - 10:13 WIB
loading...
Hak Merek Citayam Fashion Week, Kak Seto Minta Kemenkumham Turun Tangan
Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi. Foto: Dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia ( LPAI ) Seto Mulyadi meminta Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia ( Kemenkumham ) turun tangan mengatur persoalan hak merek Citayam Fashion Week . Hal itu penting agar tidak ada kisruh saling serobot mengenaik hak tersebut.

"Saya tak tahu siapa yang pertama kali mencetuskan ide ini kan. Sehingga Kemenhum HAM turun tengan menangani itu silakan, sehingga tak keluar konflik baru," ujar pria yang biasa disapa Kak Seto ini kepada wartawan, Rabu (27/7/2022). Baca juga: Kemenkumham Berpotensi Tolak Permohonan Merek Citayam Fashion Week, Ini Alasannya

Menurut Kak Seto, Citayam Fashion Week itu berawal dari kreativitas yang memang patut dihargai dan saat telah menjadi viral dan berkembang yang bisa mengarah pada komersialisasi. Maka itu, perlu ada aturan yang diberlakukan pemerintah agar tak terus terjadi perebutan yang tak sehat tentang Hak Merek itu.

"Artinya ada pengarahan dari pemerintah supaya jangan sampai disalahgunakan, dimanfaatkan secara keliru. Jadi misalnya Hak ciptanya dan sebagainya lalu akhirnya sekedar mengalir ke salah satu pihak, pencetus ide kreatif ini malah dilupakan yang mungkin dari kalangan marginal," tuturnya.



Dia menambahkan, pencetus Citayam Fashion Week itu bisa saja dari para remaja marjinal, yang tak memiliki koneksi dan tahu aturan. Maka itu, pemerintah pun harus mencari tahu siapa yang berhak mendapatkan hak merek atas ide tersebut.

"Mungkin saksi, bukti yang ada, tanggal berapa sudah diluncurkan, siapa yang tampil, itu kan dengan mudah bisa dirunut. Semoga semua betul-berul demi kepentingan terbaik bagi anak-anak, khususnya untuk anak yang kurang mampu, jangan sampai itu terpinggirkan seperti itu," katanya. Baca juga: Baim Wong Daftarkan Merek Citayam Fashion Week, Sahroni: Jangan Latah
(mhd)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1548 seconds (10.55#12.26)