PTM di Tangsel Digelar 12 Juli, Waspada Covid-19 Masih Mengintai

loading...
PTM di Tangsel Digelar 12 Juli, Waspada Covid-19 Masih Mengintai
Seorang guru tengah mengajar di dalam ruang kelas secara tatap muka. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
TANGERANG SELATAN - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel Taryono mengatakan, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas tidak bisa digelar jika angka Covid-19 masih tinggi. Meski demikian, dia berharap, PTM terbatas dengan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 ketat, bisa tetap dilakukan di Tangsel, pada 12 Juli 2021.

"Terkait dengan pelaksanaan PTM terbatas, prinsip yang penting utama sekali adalah, kesehatan dan keselamatan peserta didik, masyarakat semua," katanya kepada SINDOnews di Puspemkot, Tangsel, Selasa (18/5/2021).



Saat ini, berbagai persiapan menuju PTM terbatas masih terus dilakukan di Tangsel. Pihaknya, bersama dengan Dinas Kesehatan terus memantau sejauh mana kesiapan dari pihak sekolahan. Baca juga: Klaim Kesiapan PTM Capai 80%, Kemendikbud Ristek Diminta Perbanyak Simulasi

"Tetapi memang kesiapan-kesiapan kita secara fisik, untuk pelaksanaan PTM terbatas dengan prokes terus dilakukan. Saat ini, sedang dilakukan verifikasi oleh pihak dinas pendidikan dan dinas kesehatan ke sekolah-sekolah untuk memastikan sejauh mana sekolah menyiapkan prokes apabila nanti dilaksanakan PTM terbatas," paparnya.

Situasi pandemi Covid-19 saat ini, masih belum bisa diprediksi. Namun, masih belum melandai. Pengetatan demi pengetatan untuk mencegah terjadinya ledakan kasus masih terus dilakukan.

"Jadi, kalau memang kasus Covid-19 nya seperti sekarang ini, belum melandai belum turun, tentu kita harus waspada. Tetapi aktivitas persiapan terus. Itu rencana kami. Kita semua menginginkan awal tahun pelajaran baru di bulan Juli 2021, tepatnya pada 12 Juli 2021 itu bisa dilaksanakan PTM terbatas," tegasnya.

Pemerintah kota, katanya, pasti memiliki petimbangan matang untuk menggelar PTM terbatas, dengan memperhatikan perkembangan Covid-19 di masyarakat. Baca juga: 73 Sekolah Uji Coba PTM, Disdik Bogor: Setiap Kecamatan 6 Sekolah

"Pasti akan menjadi pertimbangan yang serius oleh pemerintah, khususnya oleh pimpinan kita, wali kota dan wakil. Mau tidak dilaksanakan PTM terbatas? Harapan kita bisa dilaksanakan. Tetapi itu tergantung dengan kondisi Covid-19 seperti apa," sambung Taryono.

Berdasarkan data Gugus Tugas Covid-19 Kota Tangsel per 17 Mei 2021, penderita baru Covid-19 di Tangsel ada sekira 21 orang, 10 orang dinyatakan sembuh, 10 orang lagi masih dirawat, dan satu pasien positif meninggal dunia.

Dengan demikian, total warga yang telah terpapar virus Covid-19 hingga hari ini sebanyak 11.114 orang, 10.614 diantaranya sembuh, dengan 110 orang masih dirawat dan 390 orang meninggal.



Secara umum, wilayah Kota Tangsel sudah banyak yang masuk zona hijau dan sedikit saja yang kuning. Sementara yang zona merah sudah tidak ada. Baca juga: Persiapan Sekolah Tatap Muka, 2.000 Tenaga Pendidik di Kota Depok Divaksin
(mhd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top