Kota Depok Kembali Viral dan Jadi Perbincangan Netizen, Ada Apa Lagi?

loading...
Kota Depok Kembali Viral dan Jadi Perbincangan Netizen, Ada Apa Lagi?
Sekelompok bocah di Kota Depok melakukan pesta kembang api di penghujung Ramadhan 1442 HIjiriah. Foto: Tangkapan layar Instagram @Infodepokid
DEPOK - Kota Depok kembali viral dan menjadi perbincangan warganet. Setelah kejadian babi ngepet dan penampakan pocong, kini netizen menyoroti aksi bocah-bocah Kota Depok.

Baca juga: Setelah Babi Ngepet, Heboh Penampakan 'Pocong' di Depok



Di penghujung Ramadhan 1442 HIjiriah, sekelompok bocah di Kota Depok melakukan pesta kembang api. Aksi tersebut dilakukan pada saat waktu sahur, Rabu (12/5/2021), dan videonya viral di media sosial.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @Infodepok_id, terlihat para bocah yang tidak bermasker itu melakukan jalan pendek sambil diiringi nyanyian musik bak suporter klub sepak bola.

Baca juga: Sebelum di Depok, Kekaisaran Sunda Nusantara Bermarkas di Bekasi Selama 4 Tahun

Hal yang jadi sorotan mereka sambil menyalakan kembang api hingga serbuk asap yang biasa dipakai suporter klub sepak bola di tribun lapangan.

"Anak-anak Depok melakukan penutupan bangunin sahur. Katanya sampai jumpa bulan ramadhan tahun depan," tulis postingan akun @infodepok_id.

Di penghujung video, para bocah itu serentak mengucapkan permintaan maaf dan salam menyongsong bulan 1 Syawal atau Idul Fitri 1442 hijIriah.

"Kami mengucapkan minal aidzin wal faidzin mohon maaf lahir dan batin," seru para remaja tanggung itu.

Aksi bocah-bocah tersebut langsung dibanjiri komentar protes para netizen. Mereka menilai aksi bangunkan sahur seperti itu terlalu berlebihan.



"Bukan terlihat keren, tapi miris liatnya," tulis akun @pyupp***

Selain itu ada juga yang berkomentar dengan nada yang kesal karena tidak taat protokol kesehatan.

"Bangunin sahur bukan tujuan utama, mereka cuma mau kumpul2 bebas tanpa aturan, Mudah2an taun depan ga ada lagi yang begini," timpal akun @Iguana****.
(thm)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top