Curhat Pedagang Pasar Tanah Abang: Habis Dimarahin Pembeli Mana Mau Datang Lagi

loading...
Curhat Pedagang Pasar Tanah Abang: Habis Dimarahin Pembeli Mana Mau Datang Lagi
Pedagang Pasar Tanah Abang curhat setelah sidak besar-besaran protokol kesehatan yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta dan TNI-Polri pada Minggu (2/5/2021). Foto: MPI/Jonathan Simanjuntak
JAKARTA - Pedagang Pasar Tanah Abang curhat setelah sidak besar-besaran protokol kesehatan yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta dan TNI-Polri pada Minggu (2/5/2021). Ditambah lagi pengunjung semakin diperketat ketika berbelanja dan penutupan toko secara bergilir.

"Jangan terlalu ketat kali ya, prokes saja. Abis ya itu tadi, jadi kabur pas mau beli kalau dimarahin. Mereka mana mau datang lagi," ujar Putri, penjual baju muslim di Blok F Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (3/5/2021).
Baca juga: 600 Personel Satpol PP Jaga Pasar Tanah Abang hingga 6 Mei 2021

Dia mengakui terjadi lonjakan pembeli pada Minggu (2/5/2021) sehingga mempengaruhi pendapatannya. Namun, pengawalan yang terlalu ketat juga membuat pelanggannya pergi. "Cuma kadang diamanin, ditegur, pembeli kan jadi takut. Ibu-ibu mana berani kalau udah ditegur," ucapnya.
Baca juga: Hari Ini Pasar Tanah Abang Tampak Lengang

Sejak masa pandemi Covid-19 omzet tokonya mengalami penurunan cukup drastis. Stok barang jualan yang disediakan tahun ini masih sama dengan tahun sebelumnya. Bahkan, dia telah menutup 5 kiosnya selama satu tahun masa pandemi.

"Saya dari 7 toko sekarang tinggal 2, ini ada alamatnya selama masa pandemi ini saja. Ini jualan masih pake stok tahun 2020. Jujur sepi sebenernya," kata Putri.

(jon)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top