Soal Ali Lubis, Wagub Ariza Mengaku Sudah Berikan Teguran

loading...
Soal Ali Lubis, Wagub Ariza Mengaku Sudah Berikan Teguran
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku sudah memberikan teguran kepada Ketua DPC Gerindra Jakarta Timur Ali Lubis. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku sudah memberikan teguran kepada Ketua DPC Gerindra Jakarta Timur Ali Lubis . Diketahui, Ali Lubis meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mundur karena dianggap belum becus urus COVID-19 di Jakarta.

"DPC Gerindra, Ali Lubis sudah kami ingatkan, kami tegur bahwa kritik boleh, tetapi disampaikan secara internal, memberi masukan boleh tidak perlu ke publik. Apa yang dikerjakan Pak Anies sebagai Gubernur terkait penanganan COVID-19 sudah luar biasa. Teman-teman bisa lihat fakta dan datanya, bagaimana DKI Jakarta melawan hebatnya virus, kita masih bertahan dan mengendalikan," kata Wagub Ariza di Jakarta, Rabu (27/1/2021).

Dia menambahkan, beberapa bukti bahwa Anies Baswedan mampu menangani COVID-19 yakni angka kesembuhan terus meningkat. Di antaranya, angka kematian sudah 1,6%. Testing sudah 13 kali dari standar WHO dan berkontribusi 43,3% dari testing nasional. (Baca juga; Anies Baswedan Diminta Mundur, Fraksi PKS DPRD DKI Sebut Ali Lubis Gagal Faham )

“Jadi, Jakarta ini luar biasa sebagai ibu kota melawan kerasnya, kuatnya penyebaran virus di Indonesia ini. Sebab, Jakarta sebagai ibu kota, tempat interaksi, tempat orang keluar masuk dari dalam dan luar negeri, dan sebagainya, tetapi kami bisa mengendalikan dengan baik," tegas Ariza.



Riza mengatakan, dirinya juga sudah menyampaikan kepada Anies perihal ucapan Ali Lubis. Gerindra memastikan akan tetap mendukung Anies-Ariza dalam mewujudkan Jakarta yang Maju Kotanya Bahagia Warganya. (Baca juga; Kader Gerindra Bikin Heboh Minta Anies Baswedan Mundur, Lukmanul Hakim: Jangan Caper Deh! )

"Terkait Ali Lubis sudah kami sampaikan, itu pernyataan pribadi. Saya pimpinan Gerindra di DKI Jakarta dan juga pimpinan di Pusat,kemarin juga datang pada Dasco dan Pak Habib, kita masih terus sampai dengan batas waktu 2017, sampai 2022, kami akan terus mendukung Anies-Sandi dan sekarang Anies-Ariza. Jadi, semua kader harus memahami dan mengerti," jelasnya.
(wib)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top