Korban Banjir Bandang Gunung Mas Kehilangan Emas dan Uang, Polisi: Terbawa Banjir

loading...
Korban Banjir Bandang Gunung Mas Kehilangan Emas dan Uang, Polisi: Terbawa Banjir
Seorang korban banjir bandang di Kawasan Puncak Bogor, Kabupaten Bogor, mengaku kehilangan emas dan uang. SINDOnews/Haryudi
BOGOR - Seorang korban banjir bandang di kawasan Puncak Bogor , tepatnya Gunung Mas, Desa Tugu Selatan, Cisarua, Kabupaten Bogor, menjadi korban pencurian. Erlin (21) mengaku kehilangan perhiasan emas seberat 13 gram dan sejumlah uang yang disimpan di lemarinya.

"Saat itu (19 Januari 2021) saya dan keluarga langsung meninggalkan rumah. Enggak ingat mau bawa apa saja," kata Erlin saat ditemui di kediaman saudaranya di Kampung Pensiunan, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.

Meski begitu dirinya mengaku tetap bersyukur masih bisa menyelamatkan diri bersama anaknya. Namun setelah banjir bandang mereda, saat mengecek barang berharga miliknya di rumah ternyata sudah raib.

"Waktu itu saya bawa anak saja. Kemarin sudah ke rumah diperiksa. Sebagian masih ada baju. Tapi uang sama perhiasan 13 gram hilang. Uangnya saya lupa berapa," kata Erlin. (Baca juga; Kemensos dan MNC Peduli Salurkan Bantuan Sembako untuk Pengungsi Banjir Bandang Gunung Mas )



Hingga saat ini, Erlin mengaku masih belum melaporkan kehilangannya kepada polisi. "Belum. Belum lapor," kata Erlin. (Baca juga; Prostitusi di Kawasan Puncak Kembali Terbongkar, Tarif Sekali Kencan Rp500 Ribu )

Sementara itu, Kapolsek Cisarua Kompol Suprianto saat dikonfirmasi dalam keterangan pers dari Sub Bagian Humas Polres Bogor menjelaskaan, pihaknya telah mendatangi korban yang mengaku kemalingan itu.

"Setelah dilakukan konfirmasi langsung terhadap korban Saudari Erlin, korban membenarkan bahwa telah kehilangan sejumlah uang dan emas seberat 13 gram. Namun hal tersebut bukanlah akibat pencurian seperti pemberitaan yang beredar, melainkan kejadian tersebut terjadi akibat terbawa banjir," ungkapnya.
(wib)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top