alexametrics

Tanggul Situ Bulakan dan RW13 Mutiara Pluit Jebol Diterjang Banjir

loading...
Tanggul Situ Bulakan dan RW13 Mutiara Pluit Jebol Diterjang Banjir
Dua tanggul di lingkungan RW13 Perumahan Mutiara Pluit dan Situ Bulakan, Kota Tangerang, jebol diterjang banjir.Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
A+ A-
TANGERANG - Dua tanggul di lingkungan RW13 Perumahan Mutiara Pluit dan Situ Bulakan, Kota Tangerang, jebol diterjang banjir. Akibatnya permukiman warga di sekitar tanggul mengalami kebanjiran.

Juru Bicara PMI Kota Tangerang, Ade Kurniawan mengatakan, jebolnya tanggul membuat air semakin tinggi. Warga pun sudah mulai diungsikan ke tempat lebih tinggi yang berada tidak jauh dari rumah mereka.

"Air mulai naik diakibatkan luapan Sungai Ledug. Sementara masyarakat, sebagian besar sudah mengungsi di tempat posko dan di rumah saudara mereka," kata Ade, Rabu (26/2/2020)



Dijelaskan Ade, untuk posko tetap standby dalam pendistribusikan makanan ke warga. Petugas BNPB pun mendirikan posko di sekitar lokasi banjir untuk memudahkan warga yang membutuhkan upaya evakuasi.

"Air semakin tinggi. Di Jalan Mutiara Pluit yang menuju ke wilayah Total, Kelurahan Gembor, Kecamatan Periuk antara 30-120 cm. Di RW21 ketinggian air 20-60 cm, RW22 ketinggian air 20-70 cm dan di RW25 ketinggian 20-70 cm," ujarnya.

Sementara dampak dari jebolnya tanggul air Situ Bulakan, membuat air melimpah masuk ke Perum Mutiara Pluit. Warga pun sudah banyak yang mengungsi ke Masjid Al Jihad."Untuk ketinggian air di Jalan Mutiara Pluit yang menuju ke Situ Bulakan antara 20-60 cm, Perumahan Perum Garden City di lingkungan RW15 antara 10-40 cm, dan di Mutiara Pluit antara 20-50 cm," ucapnya.
(whb)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak