Bejat! 3 Pengamen Perkosa Bocah 13 Tahun Bergiliran di Koja

Rabu, 28 September 2022 - 16:53 WIB
loading...
Bejat! 3 Pengamen Perkosa Bocah 13 Tahun Bergiliran di Koja
Pengamen memperkosa seorang bocah secara bergiliran di Koja, Jakarta Utara. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kasus pelecehan seksual terhadap seorang anak terjadi di wilayah Jakarta Utara. Seorang bocah 13 tahun diperkosa oleh tigapengamen. Parahnya, aksi keji ini terjadi di area Jakarta Islamic Center, Kecamatan Koja, Jakarta Utara.

Ketua RW setempat Ricardo Hutahaean mengatakan, pemerkosaan tersebut terjadi sekitar dua pekan yang lalu. ”Kejadiannya sekitar dua minggu yang lalu, korban warga kelurahan setempat,” kata Ricardo kepada wartawan, Rabu (28/9/2022).

Menurut Ricardo, korban berinisial D dirudapaksa oleh tiga orang pengamen yang merupakan orang dewasa berinisial MW (20) dan HN (20), dan seorang anak di bawah umur berinisial S (15).

”Pelakunya 20 tahun dua orang, 15 tahun satu orang, tiga-tiganya pengamen,” ungkapnya. Baca juga: Ibu Muda Korban Perkosaan Terus Diteror dan Diancam Dihabisi

Kasus ini bermula saat korban diajak kekasihnya MW menuju pekarangan Jakarta Islamic Centre. Kemudian MW mengajak dua pelaku lainnya untuk menggauli D. Aksi bejat ketiga pengamen akhirnya diketahui petugas keamanan yang sedang berpatroli.

”Jadi subuh kejadiannya antara jam 3 atau jam 4 subuh. Pelaku ini mereka manjat dari pagar belakang Islamic Centre. Satpam kan keliling kemudian ditegur, kamu ngapain di sini, akhirnya dibawa,” sambungnya.



Berdasarkan pantauan wartawan, Area Jakarta Islamic Center (KIC), Koja Jakarta dikelilingi sepanjang taman. Sementara itu di luar area JIS merupakan permukiman padat penduduk. Baca juga: Aksi Penganiayaan Viral, Pengamen Monyet Kabur dari Kontrakan

Adapun untuk menuju area JIC pengunjung atau masyarakat diwajibkan untuk masuk melalui pintu di Jalan Kramat Raya. Sementara itu untuk area belakang terdapat pintu yang terbuka sedikit dan dirantai. Disini orang keluar masuk secara bebas.
(ams)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2340 seconds (11.252#12.26)