alexametrics

Mal Masih Sepi, Sejumlah Tenant Akui Uang Operasional Membengkak

loading...
Mal Masih Sepi, Sejumlah Tenant Akui Uang Operasional Membengkak
Meskipun sudah dua pekan kembali buka dan beroperasional, namun aktivitas Lippo Mall Kembangan masih sepi. SINDOnews/Yan Yusuf
A+ A-
JAKARTA - Meskipun sudah dua pekan kembali buka dan beroperasional, namun aktivitas Lippo Mall Kembangan masih sepi. Kondisi ini membuat sejumlah tenant merugi lantaran biaya operasional yang lebih besar dibandingkan pendapatan.

“Yah bisa dibilang pendapatan jauh menurun, kalau dibandingkan sebelum pandemi mungkin bisa menurun hampir 3 kali lipat,” kata Fifi, (29), seorang petugas kasir di Lippo Mall Kembangan, Rabu (1/7/2020).

Penumpukan masyarakat nyaris tak terlihat di kawasan Lippo Mall Kembangan. Malahan, bila dibandingkan dengan pengunjung, lebih banyak ojek online menggunakan yang terlihat di kawasan itu. (Baca juga; Berlaku Hari Ini, Begini Alasan Larangan Penggunaan Kantong Plastik di Jakarta)



Fifi yang lima tahun bekerja di toko itu mengaku, baru kali ini pendapatan atau pemasukan tokonya menurun drastis. Bahkan saat sepekan pertama membuka, dia mengaku pendapatan toko kalah jauh saat hari libur di masa normal. “Yah semoga saja saya dan temen temen enggak kena PHK,” tuturnya.

Pantauan di lokasi, kawasan Lippo Mall Kembangan menjalankan protokol kesehatan. Akses masuk dibuat terbatas dan menggunakan therma scanner saat masuk. Suhu tubuh bisa dilihat langsung. (Baca juga; Mall Dibuka, Konsumen Banyak Beli Kosmetik dan Tempat Tidur)

Selain itu, petugas juga memeriksa benda dalam tas dan meminta untuk menggunakan masker. Pengunjung yang terlihat sedikit, padahal saat pembukaan new normal lalu, pihak mal mematok hanya 6.000 pengunjung yang masuk.

Masih di pintu masuk, pengunjung yang tak menggunakan masker diminta menggunakan. Bila kedapatan tak membawa, maka petugas memintanya untuk pulang. Untuk menarik pengunjung, diskon mulai dari 10-60% terlihat ditawarkan sejumlah tenant.

Sementara itu, dua petugas keamanan tampak berpatroli. Mereka berjalan berkeliling mall mengawasi pengunjung, teguran untuk menjaga protokol kesehatan di berikan kepada pengunjung yang melanggar. “Kalau engga begitu bahaya, sehari 3-4 kali negur mah sudah biasa,” kata Toto, (32), petugas keamanan mal.

Di sejumlah tenant brand ternama terpantau nyaris tak ada pengunjung sama sekali. Hanya satu dua yang masuk, itu pun belum tentu beli sekalipun obral diskon telah ditawarkan. “Wajar, kondisinya begini,” Evelyn, (25), karyawan tenant.

Evelyn berharap kondisi mall semacam ini tak berlangsung lama. Dia berharap aktivitas kembali normal, mal rame kembali dan pendapatan tokonya kembali tinggi.(Baca juga; Kembali Buka Tengah Hari, Lippo Mall Puri Sepi Pengunjung)
(wib)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak