Polisi Buru Geng Motor Brutal yang Serang Pegawai Pabrik di Batuceper

Senin, 25 Juli 2022 - 12:58 WIB
loading...
Polisi Buru Geng Motor Brutal yang Serang Pegawai Pabrik di Batuceper
Polisi tengah memburu pelaku aksi geng motor yang menyerang pegawai pabrik PT Lotus di Jalan Pembangunan, Batujaya, Batuceper, Kota Tangerang. Foto: Tangkapan layar
A A A
TANGERANG - Polisi tengah memburu pelaku aksi geng motor yang menyerang pegawai pabrik PT Lotus di Jalan Pembangunan, Batujaya, Batuceper, Kota Tangerang .Sebagaimana diketahui, aksi ini terekam kamera CCTV yang beredar luas di aplikasi pesan singkat.

Kapolsek Batuceper Kompol Susida Aswita mengaku, pihaknya hingga saat ini masih mencoba mengungkap pelaku di balik kejadian tersebut. Baca juga: 39 Anggota Geng Motor Moonraker Ditangkap

“Kami sedang lakukan pengungkapan, doakan saja untuk segera terungkap (pelaku),” paparnya dalam pesan singkat, Senin (25/7/2022).

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Zain Dwi Nugroho menambahkan, hingga saat ini kasus tersebut tengah masuk ke dalam proses penyelidikan.

“Masih lidik ya,” ungkapnya beberapa waktu lalu.



Diketahui dalam kamera CCTV yang beredar tersebut, salah satu di antara dua orang korban terjatuh dan diinjak. Selain itu, terlihat jelas seorang remaja mengacungkan celurit dan mengancam petugas keamanan yang berniat menolong.

Salah seorang saksi di tempat kejadian, Is mengatakan, sekelompok remaja itu sebelumnya sudah berkeliaran di sekitar lokasi. Ada sekitar 12 orang yang menyerang menggunakan senjata tajam.

"Pakai celurit. Korban satu, yang perutnya kena celurit dia kabur dan terjatuh. Kemudian handphonenya diambil," jelasnya.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka di bagian perut dan kena delapan jahitan. Korban, saat itu tengah beristirahat kerja saat masuk shift malam.

Dia mengaku dengan adanya kejadian ini pihak pegawai membuat warga sekitar resah. Baca juga: Bubarkan Balap Liar, Polisi Malah Dikeroyok Geng Motor

"Sudah dilaporkan ke Babinsa dan Binmas. Baru pertama kejadian, ini meresahkan. Kita minta dituntasin biar aman nyaman," tandasnya.
(mhd)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1813 seconds (11.97#12.26)