Pedagang Bensin Eceran di Tambora Jadi Korban Begal Sadis

Senin, 18 Juli 2022 - 13:48 WIB
loading...
Pedagang Bensin Eceran di Tambora Jadi Korban Begal Sadis
Aksi pembegalan sadis terjadi di Jalan Jembatan Besi III, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Foto: Tangkapan layar
A A A
JAKARTA - Aksi pembegalan sadis terjadi di Jalan Jembatan Besi III, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat . Seorang pedagang bensin eceran jadi korban perampasan telepon seluler yang dilakukan kawanan begal.

Berdasarkan rekaman CCTV, dalam video memperlihatkan tiga orang dengan menggunakan satu sepeda motor berhenti di sebuah rumah, tempat korban berdagang bensin. Baca juga: Polisi Pastikan Kasus Pesepeda di HI Korban Perampasan Bukan Hipnotis

Dua pelaku yang dibonceng dengan menggunakan topi turun dari motor. Keduanya tampak mengeluarkan celurit yang diselipkan di bagian dalam baju dan satu pelaku berada di atas motor sambil melihat situasi.

Dua pelaku melakukan pembegalan kepada tukang bensin eceran. Usai mengambil barang korban, pelaku langsung kabur.

Kakak korban, Abdi Rohman (40) menceritakan, aksi pembegalan sadis ini terjadi pada Kamis 14 Juli 2022 dini hari. Di mana saat itu adiknya bernama Dikrum sedang menunggu pembeli sambil main ponsel.



Tidak lama, tiba-tiba datang tiga orang dengan berboncengan menggunakan sebuah sepeda motor mendatangi adiknya. Tanpa basa-basi leher korban langsung dikalungi celurit.

"Lagi main hape tiba-tiba ada satu motor tiga orang mencurigakan dari depan kemari, putar balik motor berhenti di sini, nah langsung dijegat adik saya, lehernya dikalungin celurit," ujarnya.

Menurut Abdi, saat kejadian, situasi di sekitar lokasi memang sedang sepi. Saat itu adiknya kebetulan usai pulang berbelanja bensin untuk dia jual nantinya.

"Celurit nempel doang di leher, handphone diserahin (ke pelaku)," ucapnya. Baca juga: Dikalungi Celurit, Korban Begal di Cibubur Nekat Teriak

Kanit Reskim Polsek Tambora Iptu Yugo Pambudi mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dari korban dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan.

"Sudah olah TKP. Kita sedang kejar pelaku," kata Yugo melalui pesan singkat.
(mhd)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1854 seconds (11.210#12.26)