5 Fakta Pembunuhan Sadis Hijaber Cantik Dini Nurdiani, Nomor 2 Cinta Segitiga

Minggu, 15 Mei 2022 - 06:15 WIB
loading...
5 Fakta Pembunuhan Sadis Hijaber Cantik Dini Nurdiani, Nomor 2 Cinta Segitiga
Misteri tewasnya hijaber cantik Dini Nurdiani (26) yang sempat dilaporkan hilang, akhirnya terkuak. Dini ternyata dibunuh oleh Neneng Umaya (24). Foto: IG @forumwartawanpolri
A A A
JAKARTA - Misteri tewasnya hijaber cantik Dini Nurdiani (26) yang sempat dilaporkan hilang, akhirnya terkuak. Dini ternyata dibunuh oleh Neneng Umaya (24).

Baca juga: Gara-gara Suami Selingkuh, Wanita Muda Ini Terancam Meringkuk di Penjara 20 Tahun

Neneng diciduk polisi pada Jumat 13 Mei 2022 malam pasca dilakukan penyelidikan dan penyidikan. Saat ini pelaku Neneng Umaya masih menjalani pemeriksaan di Polsek Cengkareng. Dari hasil pemeriksaan sementara, terungkap sejumlah fakta-fakta menarik.

Berikut fakta-fakta seputar kasus pembunuhan Dini Nurdiani:

1. Pamit untuk Buka Puasa Bersama
Dini Nurdiani awalnya dilaporkan hilang oleh keluarganya setelah pamit ke acara buka puasa bersama pada 24 April 2022. Dini kemudian ditemukan tewas di kawasan Bekasi pada Jumat 13 Mei 2022.

Sang Kakak, Ryan Ismatullah menceritakan, awalnya Dini pergi dari rumah dengan alasan pamit bekerja. Namun, setelahnya, sang adik juga berpamitan akan ikut bukber. "Teman-teman kerjanya enggak tahu, cuma tahunya (dia) bukber doang," kata Ryan, Rabu (11/5/2022).



2. Cinta Segitiga

Dari hasil pemeriksaan diketahui jika pelaku merupakan istri dari kekasih korban berinisial IDG. Pelaku cemburu dan kesal kepada kekasih gelap suaminya itu. Apalagi korban disebut-sebut pelaku meminta suaminya menceraikannya. Pelaku akhirnya merencanakan menghabisi nyawa korban.

3. Ajak Ketemuan untuk Buka Puasa
Pelaku awalnya mengajak korban berbuka puasa bersama dengan menggunakan handphone suaminya. Dalam chat, pelaku yang seolah-olah suaminya, menyebutkan korban akan dijemput oleh keponakannya di Halte Bus TransJakarta Taman Mini.
Halaman :
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1442 seconds (10.177#12.26)