Menkes Sebut Jakarta Jadi Medan Perang Omicron, Ini Respons Wagub DKI

Senin, 17 Januari 2022 - 16:00 WIB
loading...
Menkes Sebut Jakarta Jadi Medan Perang Omicron, Ini Respons Wagub DKI
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza).Foto/MPI/Dok
A A A
JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) merespons pernyataan Menkes Budi Gunadi Sadikin yang menyebut Ibu Kota menjadi medan perang pertama Covid-19 varian Omicron. Ariza menegaskan Jakarta telah siap melawan varian Omicron .

"Kami siap menghadapi medan perang dalam rangka melawan varian baru Omicron," kata Ariza kepada wartawan di Perpustakaan Nasional, Jakarta Pusat, Senin (17/1/2022). Menurut dia, penyebab Ibu Kota menjadi tempat meningkatnya varian Omicron karena tempat transit dari warga negara asing dan warga negara Indonesia (WNI) yang datang dari luar negeri tentu punya potensi terpaparnya Omicron.

"Karena kita tahu Omicron datang dari negara-negara luar, untuk itu Jakarta bekerjasama dengan Satgas Covid-19 pusat, Menteri Perhubungan, Kemenkeu, dan semuanya, Kemenkes," ujarnya. Baca: Bertambah 81, Wisma Atlet Kemayoran Rawat 2.541 Pasien Covid-19

Ariza mengajak masyarakat Jakarta dan Indonesia untuk partisipasi dalam melawan varian Omicron tersebut. "Tentu semuanya membutuhkan partisipasi dukungan semua pihak khususnya bagi seluruh warga Jakarta dan Indonesia," tuturnya.

Berdasarkan data Pemprov DKI pada Minggu (16/1/2022) kemarin jumlah kasus Omicron di Jakarta sebanyal 720 kasus. Adapun rinciannya 567 kasus pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) dan 153 kasus transmisi lokal atau non-PPLN.

Sebelumnya, Kemenkes Budi Gunadi Sadikin menegaskan, pihaknya melakukan persiapan khusus di DKI Jakarta sebagai medan pertama menghadapi Omicron ini. “Jadi kita memang harus mempersiapkan khusus DKI Jakarta sebagai medan perang pertama menghadapi Omicron dan kita harus memastikan di kita bisa menangani perang menghadapi Omicron di DKI Jakarta,” tegas Menkes dalam konferensi pers virtual, Minggu (16/1).

(hab)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3077 seconds (11.210#12.26)