alexametrics

Sempat Dihentikan Polisi, Bus asal Solo Berpenumpang 12 Orang Diizinkan Masuk Depok

loading...
Sempat Dihentikan Polisi, Bus asal Solo Berpenumpang 12 Orang Diizinkan Masuk Depok
Kasat Lantas Polrestro Depok Kompol Erwin Aras Genda.Foto/SINDOnews/R Ratna Purnama
A+ A-
JAKARTA - Tim gabungan Polri/TNI dan Satpol PP Kota Depok menghentikan satu bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) asal Solo, Jawa Tengah, yang mengangkut belasan penumpang. Beruntung seluruh penumpang mengantongi surat izin keluar masuk (SIKM) Jakarta sehingga tetap bisa melanjutkan perjalanan hingga ke tujuan akhir.

Kasat Lantas Polrestro Depok Kompol Erwin Aras Genda mengatakan, anggota Patroli Biru Beat Utara Satuan Lalu Lintas Polrestro Depok memberhentikan armada bus asal Solo, berpenumpang 12 orang pada Jumat, 29 Mei 2020 malam.“Kami lakukan pemeriksaan satu per satu. Hasilnya seluruh penumpang memiliki SIKM, sehingga dapat melanjutkan perjalanan ke tujuan akhir," ujar Erwin kepada wartawan, Sabtu (30/5/2020).

Erwin menuturkan, untuk memperketat traffic kendaraan yang masuk dan melintas ke Depok, pihaknya membentuk Patroli Biru Satuan Lalu Lintas Polrestro Depok. Tim terdiri dari 36 personel yang dibagi dalam empat zona. Yaitu Patroli Biru Beat Timur dengan rute patroli Jalan Margonda, Jalan Juanda dan Jalan Raya Bogor. Kemudian Patroli Biru Beat Barat.



“Di barat ini rute patroli seputar Jalan Margonda, Jalan Arif Rahman Hakim, Jalan Nusantara dan Jalan Raya Sawangan,” paparnya. Ketiga Patroli Biru Beat Selatan. Rute patrol tim ini ada di Jalan Margonda, Jalan Kartini , GDC, Jalan KSU, Jalan Tole Iskandar dan Jalan Siliwangi.(Baca: Hendak Masuk Depok, 50 Kendaraan Dipaksa Putar Balik)

Keempat Patroli Biru Beat Utara. “Ini wilayah patrol sekitar Jalan Raya Margonda, Jalan Arif Rahman Hakim , Beji dan Limo,” ucapnya. Tim bekerja dengan cara patroli (hunting system). Dari hasil patrol kemarin, didapat hasil satu bus PO luar Depok yang melintas. Kendaraan yang dianggap melanggar aturan PSBB akan diminta untuk putar balik arah.

“Peningkatan penjagaan PSBB Covid-19 ini kita optimalkan melalui patroli biru dimulai dari pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB. Pada waktu seperti ini merupakan rentan para pemudik atau pengendara bisa lolos pantauan anggota karena di pos cek point PSBB ada keterbatasan waktu mulai dari pukul 06.00 WIB sampai 20.00 WIB,” tukasnya.

Untuk lebih memaksimalkan penyekatan kendaraan yang akan masuk ke Jakarta dan Depok selain melalui Pos Cek Point PSBB tersebar di 20 titik Kota Depok, juga kita buat Patroli Biru dengan cara bertindak Hunting Sistem. “Untuk memaksimalkan pencegatan kendaraan yang akan masuk ke Jakarta, membentuk patroli biru dengan jumlah 36 personil terdiri dari anggota Lantas, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan melakukan patroli di empat wilayah perbatasan masuk Depok dan Jakarta,” pungkasnya.
(hab)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak