Pasar Tanah Abang Ramai Kembali, Terjadi Peningkatan 6% Kasus Aktif COVID-19 di Jakpus

loading...
Pasar Tanah Abang Ramai Kembali, Terjadi Peningkatan 6% Kasus Aktif COVID-19 di Jakpus
Kasudin Kesehatan Jakarta Pusat Erizon Safari mengatakan, pasca kerumunan di Pasar Tanah Abang ada kecenderungan kasus aktif COVID-19 meningkat. Foto/SINDOnews/Yorri Farli
JAKARTA - Kasudin Kesehatan Jakarta Pusat Erizon Safari mengatakan, pasca kerumunan di Pasar Tanah Abang ada kecenderungan kasus aktif COVID-19 meningkat . Meskipun demikian, kasus tersebut tidak spesifik dari wilayah Tanah Abang.

"Kasus aktif secara kumulatif cenderung meningkat, tapi tidak spesifik dari wilayah Tanah Abang," kata Erizon saat dihubungi Sindonews, Selasa (11/5/2021). "Peningkatan 6% dari tanggal 8 ke 9 Mei," sambungnya.



Melihat kerumunan di Pasar Tanah Abang sejak 1 Mei 2021, petugas pun kesulitan apabila melakukan tracing. (Baca juga; Pasar Tanah Abang Kembali Padat, Pengunjung Abaikan Protokol Kesehatan )

"Tracing itu mencari data siapakah yang bergejala dari orang-orang yang terkonfirmasi positif kemudian ditelusur kontak di dengan siapa saja.Bukan menskrining semua yang datang," tambahnya.

Dia menambahkan, kebanyakan pengunjung Pasar Tanah Abang bukanlah warga Jakarta. "Dan yang datang juga intinya bukan dari DKI saja. Tapi juga Bodetabek," tutupnya. (Baca juga; Pasar Tanah Abang Kembali Diserbu Pembeli )

Diketahui, pada awal Mei 2021, Pasar Tanah Abang terus dipadati pembeli. Pengunjung yang hadir sekitar 100.000 orang, membuat kejadian itu viral di media sosial.
(wib)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top