Gelar Uji Coba Sekolah Tatap Muka, SDN 03 Palmerah Perketat Prokes

loading...
Gelar Uji Coba Sekolah Tatap Muka, SDN 03 Palmerah Perketat Prokes
Seorang siswi menggunakan masker dan faceshild dalam sekolah tatap muka yang digelar di SDN 03 Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (7/4/2021). Foto: MPI/Fahreza Rizky
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi melakukan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) hari ini, Rabu (7/4/2021). Salah satu sekolah yang sudah lolos penilaian dari Dinas Pendidikan DKI adalah SDN 03 Palmerah, Jakarta Barat.

Berdasarkan pantauan MNC Portal Indonesia di lokasi, pihak sekolah telah menyediakan jalur keluar-masuk untuk para siswa dan tenaga pendidik. Kemudian, fasilitas cuci tangan hingga pemeriksaan suhu tubuh pun disediakan.

Tak hanya itu, SDN 03 Palmerah juga menyediakan ruang isolasi bilamana ada siswa yang suhu tubuhnya melebihi batas maksimal. Lalu, ruang kelas hanya diisi 50 persen dari total siswa dan mereka wajib memakai masker dan face shield. Baca juga: 71 Sekolah SD dan SMP di Kota Bekasi Ajukan Proposal Gelar Sekolah Tatap Muka

Pengawas SDN 03 Palmerah, Kuat Waluyo mengatakan, sejauh ini pelaksanaan PTM di sekolah berjalan lancar. Pada hari ini, yang berkesempatan mengikuti PTM adalah siswa kelas lima dengan jumlah 23 orang dari total 26.

"Hari Rabu ini kelas lima. Ada 26 (siswa), tapi ada tiga yang tidak diizinkan dengan alasan dua masih khawatir dan satu ibunya melahirkan. Jadi ada 23," kata Kuat saat ditemui di lokasi. Baca juga:Sambangi SMKN 2 Jakarta, Wali Kota Jakpus: Belajar Tatap Muka Sesuai Prosedur Prokes



Kuat menjelaskan, 23 siswa yang masuk sekolah terbagi dalam dua ruangan agar kapasitas maksimal 50 persen bisa tercapai. "Jadi ada dua ruangan. Satu ruangan 11 siswa, satu ruangan lagi 12 siswa," terangnya.

Secara umum, ada tiga kelas siswa yang diperbolehkan mengikuti pembelajaran tatap muka. Mulai dari kelas empat, lima dan enam. Kelas empat mendapat giliran PTM tiap Senin. Lalu harinya selasanya kelas akan disemprot disinfektan.

Kemudian pada Rabu giliran kelas lima yang masuk kelas. Lalu pada Kamisnya ruang kelas disterilisasi. Terakhir, pada Jumat giliran kelas enam yang masuk kelas, dan hari Sabtunya ruangan disterilisasi. Jam masuk sekolah dimulai pada pukul 07.00 dan berakhir pukul 10.00 WIB. Siswa diimbau membawa bekal makanan sendiri lantaran kantin belum dibuka.
(mhd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top