Dihipnosis Tepuk Bahu, Yamaha NMax Lenyap saat Beli Bubur

loading...
Dihipnosis Tepuk Bahu, Yamaha NMax Lenyap saat Beli Bubur
Korban pulang berjalan kaki sejauh 5 kilometer ke rumahnya sambil menangis di wilayah Perigi Lama, Pondok Aren. Foto/ilustrasi.SINDOnews
TANGERANG SELATAN - Pencurian kendaraan bermotor ( curanmor ) modus hipnosis tepuk bahu kembali memakan korban di Jombang, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten.

Korbannya kali ini bernama Hakim, pemuda tanggung berusia 22 tahun. Mengendarai Yamaha NMax B 6034 VSY hitam yang dipinjamnya dari sang kakak, Hakim meluncur ke RS IMC Bintaro.

"Jadi ceritanya hari Kamis 21 Januari 2021, jam 12 siang. Saat itu korban pinjam motor kakaknya. Katanya mau beli bubur di samping RS IMC Bintaro, Ciputat," kata Erlan, kakak sepupu korban, Rabu (27/1/2021).

(Baca: Mondar-mandir di depan Kontrakan, Aksi Curanmor Terekan CCTV)



Siba di tujuan, Hakim didatangi dua pria tidak dikenal. Salah seorang lalu menepuk punggungnya sambil berpura-pura menanyakan keberadaan ayahnya di rumah.

"Habis ditepuk itu, dia langsung menuruti apa saja kemauan orang itu. Ya, diduga dalam pengaruh hipnotis. Pria itu meminta korban mengikutinya ke Perumahan Pondok Pucung Indah II," jelasnya.

Di tempat itu, pelaku meminjam motor yang dikendarai korban. Saat itu, korban manut saja, seperti terkena hipnotis.



"Seperti orang kena hipnotis, motor diserahkan begitu saja dan korban ditinggalkan sendirian. Saat motornya tidak kembali, korban baru sadar bahwa telah menjadi korban hipnotis pelaku," sambungnya.

(Baca: Beraksi di Hotel dan RSUD Cibabat, Komplotan Curanmor dan Penadahnya Berhasil Dibekuk)

Akhirnya, korban pulang berjalan kaki sejauh 5 kilometer ke rumahnya sambil menangis di wilayah Perigi lama, Pondok Aren.

"Sudah lapor ke Polsek Pondok Aren. Masih belum ada kabar sampai sekarang. Kasihan kakaknya, motor semata wayang untuk ngojek online dimaling. Sekarang jadi gak kerja, di rumah saja," tukasnya.
(muh)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top