Bogor Tunda Pembelajaran Tatap Muka, Bima Arya: Nasib Generasi Masa Depan Harus Dijaga

loading...
Bogor Tunda Pembelajaran Tatap Muka, Bima Arya: Nasib Generasi Masa Depan Harus Dijaga
Pemkot Bogor menunda pembelajaran tatap muka yang sedianya dibuka pekan depan tepatnya 11 Januari 2021. Foto: Dok SINDOnews
JAKARTA - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto akhirnya mengumumkan penangguhan pembelajaran tatap muka yang sedianya dibuka pekan depan tepatnya 11 Januari 2021.

Keputusan ditundanya pembelajaran tata muka di Kota Bogor dikarenakan ada tiga syarat dibukanya sekolah di masa pandemi Covid-19 belum terpenuhi di antaranya persetujuan pihak sekolah dan orang tua siswa. (Baca juga:Masih Sekolah Online, Warganet: Kalau Sampai 13 Maret, Ulang Tahun Dah Anak-anak Belajar dari Rumah)

Kemudian, kondisi kelas, kursi telah ditata dengan rapi, perlengkapan protokol kesehatan, jarak minimal antara tempat duduk 1,5 meter hingga jadwal belajar harus diatur.

Terakhir, perilaku wajib menggunakan masker, cuci tangan pakai sabun atau menggunakan hand sanitizer. "Selama tiga hal itu belum ya sampai akhir tahun belum, tapi kalau pertengahan tahun tiga hal itu terpenuhi bisa dimulai, namun baru simulasi," ujar Bima di Balai Kota Bogor, Selasa (5/1/2021).

“Sebab, nyawa generasi masa depan bukan untuk uji coba. Ini nasib anak-anak kita, nasib generasi masa depan yang harus dijaga," tambahnya. (Baca juga:DKI Perpanjang Belajar dari Rumah, Ini Masukan KPAI untuk PJJ di Jakarta)



Pemkot Bogor kembali berpikir ulang dan menegaskan bahwa pembelajaran tatap muka di masa pandemi Covid-19 bukanlah sesuatu yang harus dijadikan eksperimen, tapi harus dipertimbangkan secara komprehensif. "Jadi ini bukan eksperimen. Ini sesuatu yang harus dipikirkan secara matang," ucap Bima.
(jon)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top