PDIP Jakarta Gelar Donor Darah untuk Kemanusiaan

loading...
PDIP Jakarta Gelar Donor Darah untuk Kemanusiaan
DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta menggelar kegiatan donor darah di kantor DPD PDIP, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (28/11/2020). Foto: SINDOnews/Bima Setiyadi
JAKARTA - DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta melalui program bidang Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Pora) menggelar kegiatan donor darah di kantor DPD PDIP, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (28/11/2020). Donor darah ini untuk membantu tingginya kebutuhan darah di tengah pandemi Covid-19 bekerjasama dengan PMI DKI Jakarta.

Ketua Pelaksana Kegiatan William Yani Wea mengatakan, donor darah yang berlangsung sejak pukul 11.00 WIB hingga 14.00 WIB diikuti 150 orang pendonor dari perwakilan pengurus PDI Perjuangan di jakarta. (Baca juga: DKI Butuh Stok 1.000 Kantong Per Hari, PMI Apresiasi Aksi Donor Darah Pemkot Jakpus)

Kegiatan ini akan rutin dilaksanakan setiap tiga bulan sekali sehingga kebutuhan kantong darah yang sangat tinggi di tengah pandemi bisa tercukupi.

"Tingginya kebutuhan kantong darah dari masyarakat menjadi gambaran utuh bagaimana kami terus bergerak dalam kontribusi kantong darah untuk kemanusiaan," ujar William Yani dalam siaran tertulisnya, Sabtu (28/11/2020).



Pelaksanaan donor darah tentunya menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 di mana setiap calon peserta donor darah diwajibkan memakai masker dan mencuci tangan sebelum memasuki ruang pendaftaran.

Seluruh peserta juga diarahkan untuk mengikuti proses rapid test dengan pemeriksaan yang dilakukan mengambil sampel darah dari ujung jari. Setelah itu, sampel darah akan diteteskan ke alat rapid test untuk mengetahui apakah darah mengandung antibodi yang menandakan orang tersebut sedang atau pernah mengalami infeksi suatu virus atau tidak. (Baca juga: Jelang Pencoblosan Pilkada, PDIP Ajak Warga Pilih Pemimpin dengan Hati Nurani)

"Selain untuk kemanusiaan, donor darah mendatangkan manfaat bagi pendonornya juga. Dengan mendonorkan darahnya setiap 3 bulan sekali dapat menurunkan risiko terkena penyakit jantung, terutama pada pria sekitar 30% seperti serangan jantung koroner dan stroke karena memungkinkan terjadinya pergantian sel darah baru dan badan merasa sehat," ujar William.
(jon)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top