10 Kecamatan di Kota Depok Masuk Zona Oranye Covid-19

loading...
10 Kecamatan di Kota Depok Masuk Zona Oranye Covid-19
Tim medis menunjukkan hasil tes Covid-19 yang dilakukan di Jakarta. Foto/ilustrasi/SINDOphoto
DEPOK - Sebanyak 10 kecamatan di Kota Depok sudah berada di wilayah risiko sedang atau zona oranye Covid-19. Hal demikian dikatakan oleh Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19 (GTPPC) Kota Depok, Dadang Wihana.

“Saat ini Kota Depok masih berada di zona risiko sedang (zona oranye) berdasarkan rilis Satgas Pusat,” kata Dadang kepada wartawan di Depok, Rabu (21/10/2020). (Baca juga: Zona Oranye, Bogor Kembali Buka Jalur Pedestrian Kebun Raya saat Akhir Pekan)

Dikatakan dia, penanganan Covid-19 tidak bisa dilakukan secara instan. Sehingga perlu adanya kesinambungan dari desain kebijakan awal dan disesuaikan dengan perkembangan yang terjadi. (Baca juga: Wali Kota Bogor Sebut Pekan Ini Bogor Zona Oranye Covid-19)

“Sebagaiupaya berkesinambungan dari desain kebijakan yang disusun sejak awal Covid-19 dan disesuaikan dengan dinamika yang berkembang dari waktu ke waktu. Karena pengaruh program penanganan Covid-19 tidak bisa instant, akan tetapi melalui proses yang terus menerus,” paparnya.





Berdasarkan perhitungan, kata dia, 14 indikator kesehatan masyarakat berdasarkan kecamatan, dari 11 kecamatan terdapat satu kecamatan zona kuning. “Kecamatan Cinere sudah kuning, dan 10 kecamatan masuk kategori sedang (oranye),” katanya.

Ia menjelaskan, kuning artinya zona rendah sementara oranye artinya zona sedang. “Akan tetapi data ini masih fluktuatif, sehingga masih tetap harus ekstra waspada,” pungkasnya. (Baca juga: 94 Kabupaten/Kota Masih di Zona Oranye, Satgas: Jadi Prioritas Pengawasan)



Adapun 10 kecamatan yang kini berstatus zona oranye yakni Kecamatan Bojongsari, Sawangan, Limo, Beji, Pancoran Mas, Cipayung, Cilodong, Sukmajaya, Tapos dan Kecamatan Ciamanggis.
(mhd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top