Satgas Covid-19 Sidak Pasar, Banyak Warga Masih Abai Protokol Kesehatan

loading...
Satgas Covid-19 Sidak Pasar, Banyak Warga Masih Abai Protokol Kesehatan
Sahirudin Alvian saat memberikan keterangan pers kepada media usai sidak penerapan protokol kesehatan di Pasar JGC, Cakung, Jakarta Timur. Foto/dok . Foto/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Penerapan pembatasan sosial berskala besar di Jakarta terus digalakan. Razia terus diintensifkan di jalan raya, perkantoran, hingga pemukiman warga.

Salah satunya, di lingkungan warga Jakarta Garden City, Cakung (JGC) Jakarta Timur. Razia gabungan TNI-Polri dan Satpol PP menyasar warung, pasar dan rumah makan. Didapati, banyak warga terutama penjual makanan dan minuman dari luar pemukiman masih abai protokol kesehatan dengan tidak memakai masker. (Baca: Sifat Malu Adalah Kunci dari Semua Kebaikan)

"Biasanya mereka kita tegur tapi satu dua hari mereka cuek lagi. Makanya, kita tidak akan berhenti menegur mereka," ujar Sahirudin Alvian, Ketua RW 14 Perumahan JGC, Cakung Jakarta Timur, Kamis (17/9/2020).

Alvian menambahkan, jajarannya akan terus menyidak pemukiman warga, memastikan semua warga yang ada di wilayahnya melaksanakan protokol kesehatan, demi memutus rantai penyebaran virus corona. (Baca juga: Tim Repsol Honda Suram Tanpa Marquez)



"Memastikan PSBB berjalan baik dan Penyebaran Covid19 segera berakhir. Maka secara periodik kami RW 014 melalui Gugus Tugas 014, bersama jajaran Polsek dan Kelurahan akan melakukan pengawasan lapangan berikut peneguran dan tidak terbatas pada sanksi," kata Alvian

Memang, warga yang kedapatan abai dalam sidak ini hanya ditegur dan tidak diberi sanksi. Tapi Alvian mengancam akan ada sanksi jika warga tersebut kedapatan kembali abai protokol kesehatan, seperti memakai tidak memakai masker. (Lihat videonya: Marion Jola Bikin Heboh karena Bra, Gisella Menyesal Bercerai)

"Ke depan kami tak segan ambil tindakan pemberian sanksi," tegasnya. Saat razia kepolisian dari Polsek Cakung membagikan masker kepada warga.
(ysw)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top