alexametrics

Pemprov DKI Usul Subsidi Transportasi Rp6,94 Triliun, Begini Kata PKS

loading...
Pemprov DKI Usul Subsidi Transportasi Rp6,94 Triliun, Begini Kata PKS
Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A+ A-
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengusulkan anggaran subsidi transportasi sebesar Rp6,94 triliun untuk tahun 2020. Anggaran tersebut meningkat hampir 50 persen dari tahun 2019. Pada tahun ini jumlah anggaran subsidi transportasi hanya sebesar Rp3,7 triliun.

Menanggapi ini, anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS, Muhayar RM, mengatakan, selama penambahan anggaran tersebut jelas dan mempunyai nilai manfaat bagi masyarakat umum, tidak menjadi masalah.

“Adanya kenaikan anggaran bisa saja karena adanya penambahan armada baru, ada penambahan layanan MRT, dan LRT yang tahun ini belum ada dan tidak signifikan anggarannya," ujar Muhayar di Jakarta, Rabu (16/10/2019).



Berdasarkan data Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran tersebut di breakdown untuk subsidi MRT sebesar Rp938,59 miliar, LRT Jakarta Rp665,07 miliar, dan Transjakarta Rp5,34 triliun. (Baca juga: Pemprov DKI Usulkan Subsidi Anggaran Transportasi Rp6,94 Triliun)
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menyatakan adanya kenaikan subsidi dalam anggaran transportasi bertujuan untuk mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan umum. Salah satu caranaya ialah dengan adanya peremajaan dan penambahan bus.

“Adanya penambahanan bus dan kenyamanannya akan berdampak pada penambahan kapasitas dan antusias masyarakat,” kata Syafrin.

Pengajuan anggaran tersebut sejalan dengan amanat dari Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 66/2019 tentang Pengendalian Udara. Ingub itu memerintahkan kepala dinas perhubungan DKI untuk mempercepat peremajaan bus-bus tersebut.
(thm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak