alexametrics

Lagi, Truk Bermuatan Material Terguling Timpa Minibus di Tangerang

loading...
Lagi, Truk Bermuatan Material Terguling Timpa Minibus di Tangerang
Truk bermuatan herbel terguling dan menimpa minibus di Jalan Raya Pembagunan Tiga, Neglasari, Tangerang.Foto/SINDOnews/Hasan Kurniawan
A+ A-
TANGERANG - Kecelakaan truk bermuatan material penuh terguling menimpa mobil minibus kembali terjadi di Tangerang. Kali ini truk Hino bernomor polisi B 9891 CYT bermuatan herbel terguling di Jalan Raya Pembagunan Tiga, Neglasari, Tangerang dan menimpa minibus Daihatsu Xenia bernomor polisi B 2405 BKX.

Beruntung peristiwa yang terjadi pada Selasa, 6 Agustus 2019 malam ini tak mengakibatkan korban luka maupun jiwa. Sopir minibus bernama Mazua, berhasil selamat, begitupun dengan sopir truk Umed, tidak menderita luka sedikit pun.

Kasat Lantas Polrestro Tangerang AKBP Juang Andi Priyanto mengatakan, kecelakaan terjadi saat truk bermuatan material herbel berjalan dari arah Neglasari menuju ke Tanah Tinggi pada pukul 20.00 WIB malam tadi. "Saat mendekat di simpang tiga PAP, seharusnya truk belok kiri untuk berputar. Tetapi kendaraan truk tersebut jalan lurus," kata Juang kepada SINDOnews, Rabu (7/8/2019).



Juang melanjutkan, saat bersamaan dari arah Tanah Tinggi menuju Neglasari, datang kendaraan Xenia berjalan lurus. Truk yang dikemudikan Umed pun akhirnya keluar jalan, sehingga menjadi miring dan terbalik menimpa Daihatsu Xenia tersebut.

"Tidak ada korban luka maupun jiwa, sopir truk dan minibus selamat," ujarnya. Sebelumnya pada Kamis, 1 Agustus 2019 lalu, truk tanah menima minibus di Jalan Imam Bonjol, Karawaci, Kota Tangerang, empat orang tewas dalam kecelakaan tersebut.(Baca: Kronologi Kecelakaan Truk Tanah Timpa Minibus di Tangerang)

Pasca-peristiwa itu Pemkot Tangerang mengeluarkan Surat Edaran No 024/2685-Dishub/2019 tentang Pelarangan Operasional bagi Angkutan Tanah/Pasir di Wilayah Kota Tangerang, Arief melarang kendaraan berat jalan, di Kota Tangerang. Edaran ini berisi sedikitnya empat poin, yang isinya tentang larangan melintas truk dan berbagai kendaraan berat lainnya.

Aturan ini berlaku sejak diteken, pada 1 Agustus 2019. Namun, malam tadi truk yang diduga kelebihan muatan masih saja bisa melintas di ruas jalan Kota Tangerang.(Baca: Usai Truk Tanah Timpa Minibus, Pemkot Larang Kendaraan Berat Masuk Kota Tangerang)
(whb)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak