alexametrics

Trem Gantikan Transjakarta, FAKTA Sarankan DKI Integrasikan Antar Moda

loading...
Trem Gantikan Transjakarta, FAKTA Sarankan DKI Integrasikan Antar Moda
Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Isra Triansyah
A+ A-
JAKARTA - Pengamat Transportasi dari Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA) Azas Tigor Nainggolan angkat bicara soal saran dari Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) mengenai trem di Jakarta.

"Trem sebenarnya bagus tapi untuk mewjudkan adanya trem di Ibu Kota itu butuh dana besar," kata Tigor saat dihubungi SINDOnews, Kamis (9/5/2019).

Karena butuh biaya besar, riset yang mendalam dan juga sosialisasi ke masyarakat, Tigor menyarankan agar BPTJ lebih membenahi integrasi antar moda. (Baca: BPTJ Sarankan ke Pemprov DKI Agar Bus Transjakarta Diganti Trem)



"Saran saya daripada BPTJ membuat trem, lebih baik diatur itu integrasi transportasi publik yang ada di Jakarta. Kan sudah ada bus Transjakarta, KRL, LRT dan MRT. Itu saja dulu diperbaiki daripada membuat trem lagi," tegasnya.

Sebelumnya Badan Pengelola Transportasi Jakarta (BPTJ) menyarankan agar DKI memiliki moda transportasi massal baru berupa trem kota. (Baca juga: Integrasi Transportasi Jabodetabek Butuh Rp600 Triliun)

Rencana tersebut telah disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Jakarta. Jika tidak ada aral melintang, BPTJ ingin model transportasi tersebut bisa mulai diterapkan tahun ini.

“Trem ini agar mendorong warga menggunakan transportasi publik, supaya lebih menarik. Dengan penggunaan trem kita yakin akan diminati masyarakat menggunakan,” kata Ketua BPTJ Bambang Prihartono.

Bambang mengatakan, dibandingkan dengan bus Transjakarta yang mampu mengangkut 40 orang, penggunaan trem akan lebih banyak karena sekali jalan trem bisa mengangkut 200 orang.

Menurut Bambang, jika terealisasi, trem kota akan menggunakan jalur Transjakarta yang sudah eksisting. Hal tersebut akan mempermudah sekaligus meng-upgrade transportasi Jakarta karena telah memiliki lajur sendiri.
(ysw)
preload video
loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak