alexametrics

Lebih Tinggi dari UMP Jakarta, UMK Bekasi Capai Rp3,9 Juta

loading...
Lebih Tinggi dari UMP Jakarta, UMK Bekasi Capai Rp3,9 Juta
Ribuan buruh saat melakukan unjuk rasa beberapa waktu lalu.Foto/SINDOphoto/Ilustrasi
A+ A-
BEKASI - Upah Minimum Kota (UMK) Kota Bekasi diproyeksikan bakal kembali mengungguli nilai upah di Kabupaten Bekasi dan juga DKI Jakarta. Besaran UMK 2018 di Kota Bekasi mencapai Rp3,9 juta per bulan.

UMK Kota Bekasi 2018 mendatang ini nilainya lebih besar dibandingkan UMK Kabupaten Bekasi yang mencapai Rp3,8 juta. Serta UMP DKI Jakarta yang hanya Rp3,6 juta.

”Besaran upah ini berdasarkan voting, dewan pengupahan telah bersepakat dengan nilai Rp3,9 juta tersebut,” ungkap Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bekasi Muchamad Kosim pada Selasa (14/11/2017). Kesepakatan UMK ini, akan direkomendasikan kepada Pemprov Jawa Barat.

Kosim menjelaskan, kesepakatan ini belum bisa dikatakan keputusan akhir. Sebab yang berwenang menetapkan hasil akhir besaran UMK hanyalah Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Karena itu, nominal pasti kenaikan UMK baru bisa diketahui 21 November mendatang.

Sementara ini, lanjut dia, pihaknya baru bisa menyepakati besaran UMK berdasarkan berdasarkan Peraturan Pemerintah No 78/2015. Di mana, kenaikkan ditentukan dari nilai inflasi sebesar 3,72% ditambah Produk Domestik Bruto 4,99%.

Seperti yang diketahui, pada 2017, besaran UMK Kota Bekasi ditetapkan sebesar Rp3.601.650. Sementara saat ini UMK Kota Bekasi 2018 disepakati sebesar Rp3.915.353.”Ada kenaikan sekitar Rp313.703, dan kenaikan ini atas kesepakatan bersama,” ujarnya.

Dalam rapat pleno kemarin, tuntutan perwakilan Serikat Buruh (SB) atau Serikat Pekerja (SP) adalah sebesar Rp4.104.286. Besaran ini diklaim diperoleh dari penghitungan harga Kebutuhan Hidup Layah (KHL) 2017.”Dalam pleno, hasil voting menunjukan sebanyak 22 anggota sepakat,” ungkapnya.
halaman ke-1 dari 2
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top