Satlantas Wilayah Jakarta Barat Sebut Pelanggar Ganjil Genap Berkurang

loading...
Satlantas Wilayah Jakarta Barat Sebut Pelanggar Ganjil Genap Berkurang
Kasatlantas Wilayah Jakarta Barat Kompol Purwanta. SINDOnews/Yan Yusuf
A+ A-
JAKARTA - Satlantas Wilayah Jakarta Barat mengklaim penerapan ganjil genapdi sejumlah lokasi di Jakarta Barat membuat masyarakat mulai tertib. Pelanggaran yang terjadi di kawasan ini tercatat telah berkurang.

Kasatlantas Wilayah Jakarta Barat Kompol Purwanta menyebutkan, pada saat hari pertama sosialisasi ganjil genap, tercatat sebanyak 100 pemobil melakukan pelanggaran. Jumlah ini berkurang pada hari kedua yang hanya mencapai 69 pelanggar. (Baca juga; Polda Metro Jaya Perpanjang Sosialisasi Penerapan Ganjil Genap)

Sedangkan pada hari ketiga, Rabu (5/8/2020), jumlah pelanggar ganjil genap turun lagi hanya berjumlah 58 pelanggar. "Jadi memang sudah mulai menurun tapi masih ada juga pelanggarnya. Jadi perlu kami perdalam lagi sosialisasinya," ujar Purwanta saat memantau perpanjangan sosialisasi di kawasan Jalan S Parman, Palmerah, Jakarta Barat, Kamis (6/8/2020) pagi.

Selain itu, di tengah sosialisasi ganjil genap, Satlantas Wilayah Jakarta Barat juga mengencangkan sosialisasi penggunaan masker. Kondisi ini membuat sejumlah pengendara tampak taat dengan protokol kesehatan. (Baca juga; 3.288 Pengendara Ditilang, Pelanggaran di Kota Depok Terbanyak saat Operasi Patuh Jaya 2020)

Nantinya setelah sosialisasi, kata Purwanta, mulai Senin (10/8/2020) penindakan tilang ganjil genap akan mulai diberlakukan. Kawasan yang terkena tindak tilang ganjil genap di Jakarta Barat, adalah Jalan Letjen S Parman, Slipi, Palmerah. Selain itu, Jalan Tomang Raya, Jalan Gajah Mada, Jalan Hayam Wuruk, dan Jalan Pintu Besar Selatan, Tamansari, Jakarta Barat.

(wib)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top