Sejarah RSCM dan RS PGI Cikini, Rumah Sakit Tertua di Jakarta

Sabtu, 06 Maret 2021 - 08:08 WIB
SK Menkes Nomor YM.01.06/III/7352/2010 menetapkan RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta, sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta.

RS PGI Cikini, A Garden Hospital with Loving Touch

Menurut laman rscikini.com, cikal bakal RS PGI Cikini lahir ketika pada 15 Maret 1895 Dominee Cornelis de Graaf dan istrinya Ny Adriana J de Graaf Kooman mendirikan Vereeniging Voor Ziekenverpleging In Indie atau perkumpulan orang sakit di Indonesia.

Balai pengobatan pun dibuka di Gang Pool (dekat Istana Negara) pada 1 September 1895 sebagai wadah pelayanan kesehatan. Dominee de Graaf dan istrinya mencari dana untuk mengawali pekerjaan pelayanan ini dan mereka memperoleh sumbangan senilai 100.000 gulden dari Ratu Emma (Ratu Belanda saat itu). Dari sumbangan ini maka dibelilah Istana Pelukis Raden Saleh pada Juni 1897 kemudian kegiatan pelayanan kesehatan dialihkan ke gedung ini.

Pada 12 Januari 1898, pelayanan pun ditingkatkan menjadi Rumah Sakit dan diresmikan sebagai Rumah Sakit Diakones yang pertama di Indonesia. Mengingat sebagian besar sumbangan yang diterima berasal dari Ratu Emma, maka diberi nama dengan Koningin Emma Ziekenhuis (Rumah Sakit Ratu Emma).



RS PGI Cikini, Jakarta Pusat. Foto: Dok SINDOnews

Pada waktu pendudukan Jepang (1942-1945), Rumah Sakit Tjikini dijadikan rumah sakit untuk Angkatan Laut Jepang (Kaigun). Pasca pendudukan Jepang (Agustus 1945 - Desember 1948), RS Tjikini dioperasikan oleh RAPWI dan kemudian DVG, hingga akhir 1948 RS Cikini dikembalikan pengelolaannya kepada pihak swasta dipimpin oleh RF Bozkelman.

Tahun 1957, pengelolaan Stichting Medische Voorziening Koningen Emma Ziekenhuis Tjikini diserahkan kepada DGI (Dewan Gereja-gereja di Indonesia) dengan Prof Dr Joedono sebagai pimpinan sementara. Selanjutnya diangkat dr H Sinaga sebagai direktur pribumi pertama RS Tjikini.

Baca juga: Jembatan Merah Bogor, Tempat Kongkow Gubernur Jenderal Hindia Belanda Sambil Makan Doclang
Halaman :
tulis komentar anda
Video Rekomendasi
Berita Terkait
Rekomendasi
Terpopuler
Berita Terkini More