Buang Limbah di Cawang, Perusahaan Sedot Tinja Ini Didenda Rp5 Juta

Rabu, 23 November 2022 - 08:13 WIB
loading...
Buang Limbah di Cawang, Perusahaan Sedot Tinja Ini Didenda Rp5 Juta
Mobil sedot tinja tertangkap basah membuang limbah tinja di selokan air Hutan Kota Cawang, Jakarta Timur. Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menjatuhkan sanksi denda administratif dan mencabut izin operasi perusahaan imbas truk sedot WC membuang tinja sembarangan di Hutan Kota Cawang UKI, Cililitan, Jakarta Timur pada Minggu (20/11).

”Pelanggar dikenakan sanksi administrasi berupa denda uang paksa sebesar Rp5 juta disetorkan ke kas daerah melalui Bank DKI. Kami rekomendasikan pencabutan izinnya,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto, Rabu (23/11/2022).Baca juga: Truk Sedot Tinja Buang Sembarangan di Matraman Disanksi Rp500.000

Asep tidak menyebutkan nama perusahaan truk sedot WC tersebut. Namun, dia mengimbau agar warga dapat menggunakan layanan sedot tinja resmi seperti yang dikelola Perumda Paljaya. Untuk mengantisipasi adanya kejadian serupa.Baca juga: Dinas LH DKI Kantongi Identitas Pemilik Truk Sedot WC Buang Tinja di Cawang

”Layanan resmi menjamin lumpur tinja yang disedot diolah secara baik di Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) sebelum dibuang ke badan air. Perumda Paljaya mengelola dua IPLT yaitu IPLT Duri Kosambi, Jakarta Barat ,dan IPLT Pulogebang Jaktim,"katanya.



Sebelumnya, Kepala Seksi Humas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Yogi Ikhwan mengatakan sopir beserta mobil truk tinja telah ditangkap dan sedang dilakukan pemeriksaan. ”Sudah tertangkap. Sekarang lagi diproses BAP (berita acara pemeriksaan),” kata Yogi.

Saat ini sopir truk sedang menjalani pemeriksaan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). ”Yang BAP PPNS kita, penyidik pegawai negeri sipil dari Dinas LH. Jadi mobilnya sudah kita tahan oleh bidang gakkum kita, terus saat ini sedang di BAP,” tegasnya.
(ams)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2284 seconds (11.210#12.26)