Inilah Masjid dan Gereja yang Lokasinya Berdampingan di Jakarta

Senin, 21 November 2022 - 18:04 WIB
loading...
Inilah Masjid dan Gereja yang Lokasinya Berdampingan di Jakarta
Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral adalah dua rumah ibadah yang berdiri berdampingan di Jakarta. Foto: Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral adalah dua rumah ibadah yang berdiri berdampingan di Jakarta. Keduanya sangat terkenal karena memiliki latar sejarah sekaligus simbol toleransi umat beragama yang paling menonjol.

Selain Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral, ada beberapa masjid dan gereja lainnya di Ibu Kota yang letaknya berdampingan. Berikut lokasi masjid dan gereja yang berdampingan :
Baca juga: Wajah Baru Masjid Istiqlal yang Merindukan Kunjungan Para Jamaah

1. Masjid Al-Istikharah dan Gereja HKBP Kernolong
Kedua rumah ibadah ini sudah berdiri selama ratusan tahun. Masjid Al-Istikharah dan Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Kernolong terletak di kawasan Kernolong, Kelurahan Kenar, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.

Masjd Al-Istikharah sudah berdiri sejak tahun 1913. Sebelum menjadi masjid, dulunya bangunan tersebut merupakan sebuah langgar sederhana yang dijadikan musala hingga berkembang menjadi masjid. Sementara, Gereja HKBP Kernolong berdiri pada tahun 1919. Gereja ini merupakan gereja HKBP tertua di Jakarta dan di luar Pulau Sumatera.

2. Masjid Al Muqarrabien dan Gereja GMIST Mahanaim
Dua tempat ibadah yang berdampingan ini berlokasi di Jalan Enggano, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Gereja GMIST Mahanaim mulai dibangun sejak tahun 1957, sementara Masjid Al Muqarrabien dibangun satu tahun setelahnya yakni pada 1958.

Kedua bangunan tersebut tidak hanya berdampingan melainkan dindingnya saling menempel satu sama lain. Hingga saat ini kedua tempat ibadah sudah berdiri berdampingan selama lebih dari enam dekade. Pada beberapa hari perayaan, kedua jamaah saling membantu dan menghormati.

3. Masjid Ar-Rahmat dan Gereja HKBP Slipi
Masjid Ar-Rahmat dan Gereja HKBP Slipi terletak di Jalan Anggrek Cendrawasih, Slipi, Jakarta Barat. Kedua tempat ibadah ini hanya dipisahkan oleh satu gang yang merupakan jalan buntu.

Pada awal berdirinya, kedua bangunan ini memiliki ukuran yang kecil. Namun seiring berjalan waktu, bangunan direnovasi dan dibangun menjadi 2 lantai. Kedua jamaah berhasil menciptakan toleransi yang tinggi dan tidak pernah terjadi konflik sampai saat ini.

4. Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral
Kedua tempat ibadah ini menjadi yang paling ikonik di Jakarta, bahkan Indonesia. Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral berlokasi di Jalan Taman Wijaya Kusuma, Juanda, Jakarta Pusat.

Letak Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral yang berdekatan merupakan lambang toleransi beragama, tidak hanya bagi masyarakat Jakarta tetapi juga Indonesia.

Pada hari-hari besar agama, para jamaah di kedua tempat ibadah ini menunjukkan rasa toleransinya dengan membantu. Salah satunya, dengan meluangkan lahan parkir khusus saat Natal atau sholat Ied.

Masjid Istiqlal selesai dibangun pada tahun 1961 dan diresmikan pada 11 Februari 1978. Sementara, Gereja Katedral sudah dibangun sejak 1892 dan diresmikan pada 21 April 1901.
(jon)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3435 seconds (11.210#12.26)