Bikin Banjir, Proyek Jalan Lingkar Luar Diprotes Warga Puspiptek Tangsel

Minggu, 16 Oktober 2022 - 16:35 WIB
loading...
Bikin Banjir, Proyek Jalan Lingkar Luar Diprotes Warga Puspiptek Tangsel
Warga perumahan menggelar unjuk rasa memprotes proyek Jalan Lingkar Puspiptek, Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Minggu (16/10/2022). Foto: MPI/Hambali
A A A
TANGERANG SELATAN - Seratusan warga perumahan menggelar unjuk rasa memprotes proyek Jalan Lingkar Puspiptek, Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Minggu (16/10/2022).

Proyek jalan lingkar itu telah memicu penggusuran puluhan rumah dinas (Rumdin) Puspiptek. Bahkan, pengerjaan proyek jalan yang dimulai 2 minggu lalu berimbas pada banjir yang merendam sejumlah rumah.

"Yang sudah digusur 16 rumah. Sekarang ada 13 rumah lagi yang sudah diancam akan dibongkar. Totalnya nanti ada 50 rumah yang harus dibongkar," ujar Wakil Sekretaris Pionir Penghuni Rumah Negara Puspiptek (PPRNP) Eddy Mistam Setiawan.
Baca juga: Proyek Perumahan Bikin Banjir, Warga Protes ke Pemkot Tangsel

"Sejak ada pengerjaan jalan lingkar itu banyak rumah terdampak banjir. Ada yang sampai ketinggiannya 50 cm masuk ke dalam rumah," sambungnya.

Rencana pembongkaran 50 rumdin di Puspiptek sudah berlangsung beberapa tahun lalu. Persoalan itu menjadi polemik internal bagi pegawai yang telah menempati puluhan tahun di sana dengan pemerintah atau kementerian.

Belakangan masalah itu mencuat kembali saat dimulainya pengerjaan jalan lingkar luar Puspiptek. Sebagian rumah warga terendam banjir. Banjir diduga disebabkan adanya gorong-gorong pembuangan saluran air dari kawasan perumahan swasta.

"Penyebab banjir disebabkan gorong-gorong saluran air pembuangan dari perumahan swasta. Selain itu, penyebab lain banjir adalah dilakukannya pengurukan sebagian Situ di kawasan rumah dinas untuk pembangunan jalan lingkar luar," ungkapnya.

Warga Puspiptek yang berdemo lantas mengecek plang informasi pengerjaan proyek jalan lingkar luar. Namun, pengurus RT dan RW tak mendapati adanya plang informasi tersebut sebagaimana biasanya terpasang pada setiap proyek di lapangan.

"Dari pengurus lingkungan saja sudah ditegaskan sejak awal bahwa tidak ada izin atau sosialisasi sebelumnya untuk pengerjaan proyek lingkar luar itu. Kita meyakini Amdal Lalin juga nggak ada," kata Eddy.

Belum diketahui secara detil siapa pelaksana pengerjaan proyek jalan lingkar luar tersebut. Sementara, pihak Puspiptek belum bisa dikonfirmasi apakah pengerjaan proyek jalan lingkar luar sudah mendapat persetujuan dari pengelola perumahan.
(jon)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3814 seconds (11.210#12.26)