Melonjak Lagi, Kasus Positif Covid-19 Klaster Mitra 10 Kota Bogor Jadi 20 Orang

loading...
Melonjak Lagi, Kasus Positif Covid-19 Klaster Mitra 10 Kota Bogor Jadi 20 Orang
Kasus positif Covid-19 di Kota Bogor kembali melonjak di saat penerapan pra-adaptasi kebiasaan baru (AKB).Foto/Ilustrasi/Istimewa
A+ A-
BOGOR - Kasus positif Covid-19 di Kota Bogor kembali melonjak di saat penerapan pra-adaptasi kebiasaan baru (AKB). Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bogor, penambahan terbanyak dari klaster Mitra 10, supermarket bahan bangunan yang terletak di Jalan Sholeh Iskandar, Tanah Sareal.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bogor mengatakan, lima dari enam kasus positif Covid-19 itu berasal dari klaster Mitra 10."Iya benar ada penambahan kasus positif baru sebanyak enam orang dan itu lima orang dari klaster Mitra 10 tapi untuk detailnya saya minta Kadinkes (Kepala Dinas Kesehatan) yang jelaskan," kata Dedie, Minggu (05/07/2020).

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno membenarkan bahwa ada penambahan kasus positif dari pekerja swalayan toko bangunan Mitra 10."Bertambah enam kasus, lima diantaranya dari klaster Mitra 10, dengan rincian tiga warga Kota Bogor dan dua warga Kabupaten Bogor. Jadi kalau kita bicara klaster totalnya 20 orang," ujarnya.



Berdasarkan laporan Dinas Kesehatan Kota Bogor adapun rincian para pekerja yang terpapar yakni sebanyak 11 karyawan supplier atau bagian pengadaan yang merupakan warga Kota Bogor dan dua anggota keluarganya yang kontak erat. Sisanya, tujuh karyawan yang berdomisili di Kabupaten Bogor.

Mereka yang berdomisili Kabupaten Bogor, lanjut dia, Dinkes sudah diberikan assessment untuk alihkan ke Pemkab Bogor. Kalau dari pengunjung sudah ada beberapa kita swab, tidak ada yang positif. Dengan terus bertambahnya kasus positif covid-19 dari klaster tersebut, pihaknya belum dapat merekomendasikan untuk toko kembali beroperasi sampai seluruh hasil spesimen tes swab keluar.

"Belum. Sampai saya pastikan semua hasil tes swab keluar. Sekarang masih menunggu 18 spesimen lagi yang hasilnya belum keluar," katanya.(Baca: Pasien Positif Covid-19 dari Klaster Mitra 10 Bogor Bertambah Menjadi 14 Orang)



Seperti diberitakan sebelumnya pertengahan Juni lalu, Pemkot Bogor melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bogor melakukan tes swab terhadap 73 pekerja swalayan Mitra 10. Hal itu dilakukan setelah tiga orang pada awal Juni diketahui positif terinfeksi Covid-19.

Bahkan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto langsung mengambil tindakan antisipasi penyebaran dengan cara sterilisasi alias penutupan sementara terhadap toko bangunan modern tersebut.
(hab)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top