Pastikan Investor Mendapatkan Hak, MPIS-MPIP Lakukan Pra-Verifikasi

loading...
Pastikan Investor Mendapatkan Hak, MPIS-MPIP Lakukan Pra-Verifikasi
Dirut PT MPIP dan PT MPIS, Hamdriyanto. Foto:Ist
JAKARTA - PT Mahkota Properti Indo Senayan (MPIS) dan PT Mahkota Properti Indo Permata (MPIP) sangat serius dalam mewujudkan rencana mereka untuk mengembalikan dana semua investornya. Salah satu wujud keseriusan PT MPIS dan PT MPIP adalah dengan melakukan proses praverifikasi data para investor yang tersebar di seluruh Indonesia.

Data para investor yang harus melalui proses praverifikasi pun tak sedikit jumlahnya. Dari total 4028 investor yang telah mendaftar ke PT MPIS, tercatat sudah ada 3195 data yang telah melalui proses praverifikasi.

Sementara PT MPIP sudah melakukan proses praverifikasi terhadap 1533 data dari total 1958 investornya. Hal ini dilakukan PT MPIS dan PT MPIP untuk memastikan tidak ada satupun investor mereka yang luput dari skema pembayaran yang telah disiapkan.

Bahkan, PT MPIS dan PT MPIP meminta investor yang merasa belum mendaftar, untuk bisa mendaftarkan tagihan agar bisa segera dimasukkan ke dalam proses praverifikasi. (Baca juga: PT Mahkota Sudah Siapkan Skema Pembayaran yang Agresif untuk Investor)



''Kami tidak ingin ada satupun investor yang terlewatkan, itulah kenapa proses praverifikasi ini kami lakukan. Ini adalah bentuk keseriusan kami untuk bisa mengembalikan hak para investor yang tersebar di seluruh indonesia,'' beber Komisaris PT Mahkota Propertindo, Hasanudin Tisi, Sabtu (27/6/2020).

''Kami perusahaan sedang merevisi skema perdamaian menjadi lebih baik dan tentunya lengkap dengan proyeksi, time line, data legalitas, dan lain-lain. Kami perusahan ingin memfinalisasi skema perdamaian sehingga dapat memberikan kepastian terhadap semua investor dan tentunya perusahaan setelah terjadi homologasi akan fokus terhadap project yang berjalan dan jadwal jadwal pembayaran,'' sambung Hasanudin.

Dalam Rapat Pembahasan Rencana Perdamaian di Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, pada Kamis (25/6), PT MPIS dan PT MPIP meminta perpanjangan waktu hingga 60 hari ke depan. Hal ini dilakukan demi memastikan semua data investor bisa dilakukan proses praverifikasi.



''Rapat hari ini isinya permintaan perpanjangan waktu 60 hari. Kenapa minta perpanjangan waktu, karena ada proses yg harus dilalui, misalnya proses praverifikasi yang belum selesai,'' ungkap Direktur Utama PT MPIS dan PT MPIP, Hamdriyanto.
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top