Turun 2.679, Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Kini Mencapai 25.364

Sabtu, 12 Maret 2022 - 06:23 WIB
loading...
Turun 2.679, Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Kini Mencapai 25.364
Dinkes DKI Jakarta mencatat jumlah kasus aktif Covid-19 di Ibu Kota turun hingga 2.679. Hal itu berdasarkan data per Jumat 11 Maret 2022. Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mencatat jumlah kasus aktif Covid-19 di Ibu Kota turun hingga 2.679. Hal itu berdasarkan data per Jumat 11 Maret 2022.

"Sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 25.364 (orang yang masih dirawat/isolasi)," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Dwi Oktavia dalam keterangannya, Sabtu (12/3/2022). Baca juga: Tingkat Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Turun 277 Kasus

Meski turun, dia meminta, agar masyarakat tidak terlena dan tetap mewaspadai penularan virus tersebut. Dia juga mengimbau, agar tetap menjaga protokol kesehatan (prokes).

"Kami turut mengimbau agar masyarakat juga mewaspadai penularan Varian Omicron yang kini juga meningkat di Jakarta. Upaya 3T terus digalakkan, selain vaksinasi Covid-19 yang juga masih berlangsung dengan cakupan yang lebih luas," imbuhnya.

Dwi membeberkan berdasarkan data Dinkes DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 25.764 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 22.414 orang dites PCR kemarin untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 2.548 positif dan 19.866 negatif.

Selain itu, dilakukan pula tes antigen hari ini sebanyak 659 orang dites, dengan hasil 16 positif dan 643 negatif. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.



"Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 1.173.761 dengan tingkat kesembuhan 96,7%, dan total 14.881 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,2%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,6%," paparnya.

Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.

"Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 191.579 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 944.741 per sejuta penduduk," ucapnya.

Lebih lanjut, Dwi menyebut kasus positivity rate di Ibu Kota masih diatas standar organisasi kesehatan dunia atau WHO. Baca juga: Satgas: Kasus Aktif COVID-19 di Indonesia Lampaui Rata-rata Kasus Aktif Dunia

"Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 12,0%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 12,1%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%," tuturnya.
(mhd)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1161 seconds (10.177#12.26)