Wajah Bengkak Usai Disuntik Vaksin Corona Vac, Puskesmas Pondok Aren Sebut Gejala KIPI

loading...
Wajah Bengkak Usai Disuntik Vaksin Corona Vac, Puskesmas Pondok Aren Sebut Gejala KIPI
Puskesmas Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, gejala bengkaknya wajah Agus Purjantoro setelah disuntik dosis pertama vaksin Corona Vac diduga merupakan KIPI.Foto/SINDOnews/Hasan Kurniawan
TANGERANG SELATAN - Puskesmas Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan , belum dapat memastikan penyebab bengkaknya wajah Agus Purjantoro setelah disuntik dosis pertama vaksin Corona Vac. Gejala bengkak-bengkak pada wajah ini diduga merupakan Kejadian Ikutan Pasca-Imunisasi (KIPI) yang kerap terjadi pada orang yang selesai diimunisasi.

Kepala Puskesmas Pondok Aren, drg Rosmawati mengatakan, gejala KIPI itu biasa terjadi pada orang yang baru mengikuti imunisasi. Namun, khusus bagi Agus masih perlu dikaji kembali.

"Saya enggak tahu, apakah dia memang ada riwayat alergi atau apa. Dari total 3.000 orang yang kami suntik, baru kami dengar ini," kata Rosmawati kepada SINDOnews di Puskesmas Pondok Aren, Rabu (23/6/2021).

Menurut dia, gejala KIPI tidak hanya bengkak pada wajah. Tergantung dari kondisi fisik dan alergi yang diidap oleh orang tersebut dan sangat beragam.

"Ya, bisa saja (bengkak-bengkak). Setiap manusia itu ada alergi dalam tubuhnya, bisa alergi dalam udara, alergi makanan, atau ada alergi terhadap obat tertentu misalnya. Bisa saja," ujarnya.

Sementara itu, Agus menceritakan awal mula dia disuntik vaksin dosis pertama Corona Vac. Dia disuntik, pada Juni 2021 di Puskesmas Pondok Aren. Baca: Suntik Vaksin Corona Vac, Wajah Pria di Pondok Aren Bengkak dan Mengeluarkan Cairan



Usai disuntik, dia mengaku tidak merasakan gejala apapun. Tetapi sehari kemudian, pada 7 Juni 2021 mulai mengalami pembengkakan pada bagian wajahnya, diduga akibat vaksin itu.

Agus pun menghubungi nomor petugas puskesmas yang ada disertifikat vaksinnya itu. Dia lalu disarankan ke UGD Puskesmas Pondok Aren. Anehnya, dokter puskesmas bilang tidak apa-apa.

"Selama 3 hari kok enggak ada reaksi, malah tambah bengkak," jelasnya. Khawatir terjadi sesuatu yang buruk, Agus kembali menghubungi petugas itu. Kali ini, Agus mendapat rujukan ke RSUD Kota Tangsel di Pamulang.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top