Anak Tunarungu di Pamulang Dipukul dan Diinjak, Orang Tua Minta Pelaku Ditangkap

loading...
Anak Tunarungu di Pamulang Dipukul dan Diinjak, Orang Tua Minta Pelaku Ditangkap
Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
TANGERANG SELATAN - Seorang anak penyandang tunarungu menjadi korban penganiayaan oleh tetangganya sendiri di Jalan Lele 6, No 135, RT 001/RW 005, Bambu Apus, Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel),.

Korban yang masih di bawah umur ini (13 tahun) dipukuli, dijewer, dan diinjak. Aksi penganiayaan ini diketahui oleh seorang tetangga lain dan telah dilaporkan ke pihak kepolisian daerah setempat oleh orang tua korban.

Baca juga: Acungkan Celurit, Pemuda Begal HP yang Dipegang Pria Tunarungu

Yudi Nugroho (36), orang tua korban mengatakan, aksi penganiayaan terjadi pada Kamis 18 Maret 2021, sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu dia bertemu dengan tetangganya Umi Fadilah. Dari Umi inilah peristiwa itu terbongkar.

"Pada Jumat 19 Maret 2021, saya bertemu dengan Umi. Kemudian dia cerita bahwa anak saya telah dipukuli, dijewer, dan diinjak oleh saudara BR," kata Yudi, Rabu (7/4/2021).



Saat mendengar cerita itu, Yudi pun kaget. Dia tidak menyangka anaknya yang tunarungu menjadi korban penganiayaan.

Baca juga: Mempawah Gempar! Istri Tewas Digorok, Suami Ditusuk hingga Usus Terburai

"Lalu saya tanyakan kepada anak saya dan dia membenarkan kejadian tersebut. Bahkan, terduga pelaku BR sempat difoto dan diperlihatkan kepada Umi. Keduanya membenarkan BR sebagai pelakunya," sambungnya.

Menurut Yudi, kejadian ini bukan yang pertama. Sebelumnya, pelaku yang sama juga sempat mau melemparkan batu kepada anaknya. Tetapi terpergok dan tidak jadi. Tidak ingin kejadian ini terulang lagi, dia pun melapor ke polisi.

"Saya berharap pelaku ditangkap dan dijerat hukuman setimpal, sehingga kejadian ini tidak terulang lagi," katanya.



Sementara itu, Polsek Pamulang yang dihubungi masih belum memberikan keterangan. Saat dikonfirmasi melalui telepon genggamnya, kepala kepolisian setempat tidak memberi jawaban.
(thm)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top