Viral Penjambretan Perhiasan Anak-anak di Kebagusan, Polisi Buru Dua Pelaku

loading...
Viral Penjambretan Perhiasan Anak-anak di Kebagusan, Polisi Buru Dua Pelaku
Polisi mengatakan, tengah menyelidiki kasus penjambretan yang dialami seorang bocah di kawasan Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (14/2/2021) siang. Iustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Polisi mengatakan, tengah menyelidiki kasus penjambretan yang dialami seorang bocah di kawasan Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan , Minggu (14/2/2021) siang. Polisi terus memburu pelaku penjambretan yang terekam kamera CCTV itu.

Peristiwa itu awalnya terjadi saat korban yang masih berusia 6 tahun bermain di sekitar rumahnya, kawasan Jalan Kebagusan 3, Pasar Minggu, Jakarta Selatan bersama temannya. Mendadak, dua pria tak dikenal yang berboncengan sepeda motor Honda Vario muncul dari arah belakang korban.

Sesampai di depan bocah perempuan itu, motor yang dikendarai kedua pelaku pun berhenti. Lantas, satu pelaku yang dibonceng langsung mengarahkan tangannya ke leher korban dan menarik kalung emasnya. (Baca juga; Diamankan, Ini Sosok Pria yang Nekat Masturbasi di Pinggir Jalan Prapanca Jakarta Selatan )

Setelah mendapatkan kalung itu, pelaku langsung kabur tancap gas dari lokasi kejadian. Sedangkan korban langsung berlari menuju ke arah rumahnya mengadukan kejadian itu ke orangtuanya. Orangtua korban, Firdaus H akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke polisi. (Baca juga; Kejar-kejaran Seperti di Film Action, Penjambret Ini Akhirnya Diringkus )



Aksi jambret itu pun sempat terekam kamera CCTV, yang mana videonya menjadi viral di media sosial Instagram. Satu pelaku selaku driver tampak memakai masker dan memakai helmet, sedangkan pelaku yang mencuri dan dibonceng itu tampak memakai masker tapi tak memakai helmet.

Kanit Reskrim Polsek Pasar Minggu, Iptu Binur mengatakan, polisi saat ini tengah menyelidiki kasus panjambretan tersebut. Polisi juga masih mencari tahu detil kronologis peristiwanya, identitas pelaku, dan menelusuri kamera CCTV yang merekam kejadian itu di lokasi. "Sedang kami lakukan penyelidikan lebih lanjut," katanya saat dikonfirmasi, Minggu (14/2/2021).
(wib)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top