Salat Jumat di Atas KRI Semarang dan Untaian Doa untuk Korban Sriwijaya Air SJ-182

loading...
Salat Jumat di Atas KRI Semarang dan Untaian Doa untuk Korban Sriwijaya Air SJ-182
Bertepatan dengan hari Jumat, awak KRI Semarang menyelenggarakan ibadah salat Jumat di atas kapal. Foto/Dispenal
JAKARTA - Tim SAR Gabungan dan keluarga korban Sriwijaya Air SJ-182 menggelar kegiatan tabur bunga di Kepulauan Seribu dari atas KRI Semarang, Jumat (22/1/2021). Bertepatan dengan hari Jumat, awak KRI Semarang menyelenggarakan ibadah salat Jumat di atas kapal.

Momen langka seperti jarang dialami oleh para jemaah yang hadir. Menikmati siraman rohani dengan pemandangan Laut luas di Utara Jakarta menjadi pengalaman tersendiri. Ustadz Sayuid Abdul Fatah selaku khatib dan imam salat Jumat menyampaikan khotbah bertema Sabar saat ditimpa musibah.

Pasalnya, kata Ustaz Sayuid, apa yang telah menjadi milik Allah Subhana wa Taala akan kembali kepadanya. "Dalam surat Al Baqarah 156 disebutkan: (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata "Inna lillahi wa inna ilaihi rajiā€˜un" (sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali)," kata Ustaz Syauid di atas KRI Semarang, Jumat (22/1/2021).

Dia juga mengingatkan pentingnya sabar dan salat sebagai penolong. Apalagi di musim pandemi dan banyak bencana, umat Islam harus bersabar seperti yang tertuang dalam firman Allah SWT dalam Surat Al Baqarah ayat 45.



"Dan mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat. Dan (shalat) itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk," tambahnya. (Lihat Foto-Foto; Tim SAR Gabungan dan Keluarga Penumpang Tabur Bunga di Lokasi Jatuhnya Sriwijaya Air SJ-182 )

Selain umat Islam, umat Katolik dan Jemaat Kristen juga melakukan doa bersama di atas KRI Semarang. Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, dalam amanatnya mengimbau kepada seluruh Pimpinan Kotama untuk menggelar doa bersama secara serentak seusai Sholat Jumat. (Baca juga; Operasi SAR Dihentikan, KNKT Tetap Lanjutkan Pencarian CVR Sriwijaya Air )

Menindaklanjuti hal tersebut, Panglima Koarmada I Laksda TNI Abdul Rasyid K, S, yang on board di KRI Semarang-594 berpesan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari imbauan Kasal untuk menggelar doa bersama yang bertujuan untuk memanjatkan doa kepada korban bencana agar amal ibadahnya diterima disisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.



"Bagi masyarakat yang dilanda bencana gempa dan banjir yang masih bertahan ditempat pengungsian agar senantiasa diberi kesehatan dan kekuatan serta kesabaran. Semoga bencana yang terjadi dibeberapa daerah wilayah Indonesia akhir-akhir ini segera berakhir dan kita bisa bangkit kembali," kata Rasyid.

Lebih lanjut disampaikan bahwa dalam menghadapi berbagai bencana tersebut, TNI AL telah turun langsung ke lapangan untuk membantu korban bencana baik sebagai tenaga SAR, tenaga kesehatan maupun bergerak dalam penyaluran bantuan ke lokasi bencana dengan menggunakan KRI. "Semoga apa yang kita lakukan dapat membantu dan meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah," tuturnya.
(wib)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top