Sejumlah Tenaga Medis di Jakut Meriang Usai Divaksinasi Covid-19, Dinkes: Masih Kategori Wajar

loading...
Sejumlah Tenaga Medis di Jakut Meriang Usai Divaksinasi Covid-19, Dinkes: Masih Kategori Wajar
Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
JAKARTA - Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara menyebut terdapat sejumlah tenaga kesehatan yang mengalami nyeri dan meriang pasca menjalani vaksinasi Covid-19 . Namun hal itu dianggap hanya efek samping biasa.

Kepala Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Utara Yudi Dimyati mengatakan bahwa tenaga medis hanya mengalami efek samping ringan tergolong masih dalam kategori wajar.

Baca juga: 13.000 Tenaga Medis di Jakarta Utara Akan Divaksin Covid-19

"Alhamdulillah, sampai hari ini tidak ada laporan tenaga medis yang mengalami efek samping berat pasca divaksin. Hanya ada efek samping ringan dan masih dalam kategori wajar," ujar Yudi saat dikonfirmasi Selasa (19/1/2021).



Sejumlah Tenaga Medis di Jakut Meriang Usai Divaksinasi Covid-19, Dinkes: Masih Kategori Wajar


Menurut Yudi, efek samping ringan yang di alami tenaga medis hanya berupa nyeri di sekitar lokasi suntikan dan meriang. Sementara efek samping berat berupa kejang hingga pingsan.

"Setiap penerima vaksin masih kami (petugas) pantau perkembangan kesehatannya selama lima hari pasca vaksinasi," jelasnya.



Baca juga: DKI Siapkan Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua, Wagub: Semua Warga Harus Divaksin

Yudi menuturkan, penerima vaksin yang mengalami efek samping dapat mendatangi fasilitas kesehatan (faskes) terdekat atau rumah sakit rujukan KIPI di DKI Jakarta. Untuk wilayah Jakarta Utara, rumah sakit yang ditunjuk yakni RSUD Koja, RSUD Tanjung Priok, dan RSUD Cilincing.

"Di faskes itu, yang bersangkutan akan diberikan obat oleh petugas medis sesuai dengan kondisi kesehatan yang dialaminya," tutupnya.
(thm)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top