Selasa, Polda Metro Panggil Habib Rizieq Terkait Kerumunan di Petamburan

loading...
Selasa, Polda Metro Panggil Habib Rizieq Terkait Kerumunan di Petamburan
Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab saat tiba di Petamburan, Jakarta, beberapa waktu lalu. Foto/Dok/SINDOphoto
JAKARTA - Polda Metro Jaya memanggil Habib Muhammad Rizieq Shihab pada Selasa 1 Desember 2020. Pemanggilan Habib Rizieq terkait dengan kerumunan massa dan simpatisan Front Pembela Islam (FPI) dalam acara pernikahan putrinya, Syarifah Najwa Shihab di Petamburan, Tanah Abang. Jakarta Pusat.

"Pemanggilan MRS untuk hadir hari Selasa," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Yusri Yunus kepada wartawan di Jakarta, Minggu (29/11/2020). (Baca juga: Kasus Kerumunan Terus Bergulir, Polda Metro Kirim Surat ke Rumah Habib Rizieq)

Penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya sempat dapat penghadangan saat hendak ke kediaman Rizieq di Petamburan III, Tanah Abang, Jakarta Pusat oleh belasan anggota FPI dan Laskar Pembela Islam (LPI). Mereka hanya mengizinkan tiga personel Korps Bhayangkara yang masuk ke rumah Habib Rizieq. Syarat itu sempat ditolak oleh salah satu anggota polisi hingg akhirnya terjadi dialog dan polisi yang masuk hanya tiga orang.

(Baca juga : Jokowi: Tak Ada Lagi Sekat, PNS Junior Bisa Tampil )



Sementara itu, Kepala Subdirektorat Keamanan Negara Ditreskrimum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi Raindra Ramadhan Syah menambahkan, surat panggilan telah diterima oleh pihak keluarga. Berdasar data yang dihimpun, Habib Rizieq akan dimintai keterangannya sekitarpukul 10.00 WIB pagi pada Selasa mendatang oleh penyidik Subdit Kamneg

"Surat panggilan terhadap Bapak Muhammad Rizieq Shihab sudah diberikan kepada pihak keluarga," tegas Raindra menambahkan. (Baca juga: Ajak Media Liput Penyerahan Surat Panggilan, FPI Sebut Kasus Habib Rizieq Penuh Politis )

Diketahui, Front Pembela Islam (FPI) dan Imam Besar FPI, Habib Muhammad Rizieq Shihab, dikenai sanksi denda secara administratif sebesar Rp50 juta oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Surat pemberian sanksi itu dikirimkan pada Minggu, 15 November 2020.



(Baca juga : Kisruh Habib Rizieq Keluar dari RS, FPI: Pemda dan Polisi Jangan Lebay )
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top