Awas Cuaca Ekstrem Mengancam Tangerang Raya, BMKG Imbau Masyarakat Waspada

loading...
Awas Cuaca Ekstrem Mengancam Tangerang Raya, BMKG Imbau Masyarakat Waspada
Fenomena suhu udara panas menyengat yang melanda wilayah Tangerang Raya menandakan perubahan musim, dari musim kemarau ke musim hujan. Foto/SINDOnews
TANGERANG - Fenomena suhu udara panas menyengat yang melanda wilayah Tangerang Raya menandakan perubahan musim, dari musim kemarau ke musim hujan. Kasub Bid Pelayanan Jasa Balai Besar Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) wilayah II Ciputat, Darman mengimbau warga untuk siap menghadapi musim hujan ini.

"Ya, tanda-tandanya seperti itu jika sudah memasuki awal musim hujan. Jadi pagi atau siang hari terasa panas menyengat, dan sorenya hujan. Seperti itu," jelas Derman, kepada SINDOnews, Selasa (17/11/2020).

Darman menambahkan, hasil analisa cuaca dan iklim oleh Stasiun Klimatologi Tangerang Selatan, menyebutkan wilayah Tangsel dalam satu-dua hari ke depan diprediksi ada hujan ringan hingga sedang. (Baca juga; Warga Diimbau Waspadai Puncak Iklim La Nina hingga Januari 2021 )

"Tetapi dapat juga dimungkinkan terjadinya cuaca ekstrem, seperti hujan lebat disertai kilat dan petir serta angin kencang di wilayah Tangerang Raya," ungkapnya. (Baca juga; Lagi, Banjir Rob Terjang Permukiman Warga di Muara Karang )



Darman menuturkan, fenomena hujan lebat disertai angin kencang, kilat dan petir, disebabkan ada gangguan lapisan atmosfer, berupa Tropical Cyclone Alicia dan Eddy Sirkulasi. (Baca juga; Banjir Rob Terjang Beberapa Wilayah di Jakarta Utara )

"Adanya dua tekanan rendah di Samudra Hindia Barat Sumatra yaitu Tropical Cyclone ALICIA dan juga pusaran angin atau kita menyebutnya dengan Eddy sirkulasi. Ini sedikit banyak berkontribusi terhadap penambahan jumlah curah Hujan di Tangerang Raya," terangnya.

Untuk itu, dia mengimbau masyarakat Tangsel dan sekitarnya untuk tetap mewaspadai perkembangan cuaca ekstrem yang akan terjadi. "Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya cuaca ekstrem ini dan tetap selalu update informasi cuaca dari BMKG," pungkas Darman.
(wib)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top