Pelanggaran Protokol Kesehatan di DKI Turun Selama PSBB Transisi

loading...
Pelanggaran Protokol Kesehatan di DKI Turun Selama PSBB Transisi
Pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 selama PSBB transisi di Jakarta diklaim turun bila dibandingkan masa PSBB ketat. Foto: Dok SINDOnews
JAKARTA - Pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 selama PSBB transisi di Jakarta turun bila dibandingkan masa PSBB ketat. Terjadi peningkatan mobilitas masyarakat pada PSBB transisi.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, berdasarkan sumber dari Polda Metro Jaya, sejak PSBB ketat berlaku hingga PSBB transisi 25 Oktober 2020, sedikitnya terjadi 8.046 pelanggaran.

"Operasi Yustisi periode 14 September – 25 Oktober terjadi 8.046 pelanggaran dengan total denda Rp60.840.000," ujar Syafrin, Selasa (27/10/2020). (Baca juga: PSBB Proposional Bogor, Depok dan Bekasi Diperpanjang hingga 25 November 2020)

Terjadi penurunan pelanggaran pada masa PSBB transisi meski mobilitas masyarakat meningkat. Pada PSBB ketat periode 14 September hingga 11 Oktober terjadi 6.752 pelanggaran. Rinciannya sanksi teguran sebanyak 6.328, sanksi sosial 2.411, dan denda administrasi sebanyak 319 orang dengan total Rp48.415.000.



Kemudian, PSBB transisi periode 12 – 25 Oktober 2020 terjadi 1.294 pelanggaran. Rinciannya teguran 1.254, sanksi sosial 122, dan denda administrasi 20 orang dengan total Rp2.425.000.

"Volume lalu lintas kendaraan bermotor per hari mengalami peningkatan sebesar 11,66% dibandingkan saat pemberlakuan PSBB ketat," kata Syafrin. (Baca juga: 9.374 Penumpang Kereta Api Sudah Tinggalkan Jakarta via 3 Stasiun)
(jon)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top